Berita

Kepala KSP Jenderal TNI (Purn) Moeldoko/Net

Politik

Moeldoko: KSP Adalah Rumah Terakhir Pengaduan Masyarakat

KAMIS, 11 FEBRUARI 2021 | 16:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kantor Staf Presiden (KSP) hadir sebagai penjembatan aspirasi warga negara dari seluruh lapisan.

Karena itu, KSP akan mendengarkan semua keluhan dan aduan masyarakat yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah.

Demikian disampaikan Kepala KSP Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dalam acara "KSP Mendengar" Sesi-9, yang disiarkan secara langsung di YouTube @WebinarPublik ada Kamis (11/2).


"KSP hadir sebagai bridging atau penjembatan yang bisa menjembatani antara kementerian lembaga, kementerian publik, dengan kebijakan pemerintah yang mungkin tidak tepat, atau mungkin ada hambatan-hambatan, yang tidak berjalan," ujar Moeldoko.

"Maka disitulah KSP berposisi sebagai bridging atau penjembatan," imbuhnya menegaskan.

Atas dasar itu, mantan Panglima TNI ini menegaskan bahwa pihaknya akan selalu siap menjadi pendengar yang baik dan menjembatani keluhan masyarakat khususnya yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah. Salah satunya dengan membuat program 'KSP Mendengar'.

"Agar dia (KSP) jadi penjembatan yang baik maka dia harus pasang telinga mendengarkan dengan sebaik-baiknya, telinganya digunakan dengan sebaik-baiknya," tegasnya.

"Untuk itu doktrin kami di KSP ada salah satu program KSP Mendengar. Saya tegaskan kepada seluruh jajaran KSP bahwa KSP ini adalah rumah terakhir pengaduan bagi masyarakat, kalau pengaduan itu sudah enggak bisa lagi diselesaikan terus mah kemana lagi?" sambungnya.

Namun begitu, Moeldoko menyatakan bahwa pihaknya juga tetap membutuhkan waktu atas sejumlah persoalan yang disampaikan ke KSP.

"Kita juga tidak bisa menyelesaikan dengan berbagai persoalan yang begitu kompleks yang dihadapi oleh kita semuanya, tidak juga mudah seperti itu. Tapi setidak-tidaknya, kami memandang persoalan, kami tahu ada persoalan dan persolan itu kita komunikasikan," demikian Moeldoko.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya