Berita

Wakil Ketua Umum Jokowi Mania (Joman), Iradat Ismail dalam diskusi virtual Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk "Disuruh Kritik, Tapi Siapkan Buzzer"/RMOL

Politik

Joman: Buzzer Itu Fenomena Digitalisasi, Di AS Juga Banyak

KAMIS, 11 FEBRUARI 2021 | 15:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Keberadaan pendengung atau buzzer di lingkaran pemerintahan dianggap sebagai fenomena dari berkembangnya era digitalisasi.

Begitu disampaikan Wakil Ketua Umum Jokowi Mania (Joman), Iradat Ismail dalam diskusi virtual Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk "Disuruh Kritik, Tapi Siapkan Buzzer" yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL secara virtual, Kamis (11/2).

"Kalau kami relawan Jokowi Mania melihat bahwa buzzer ini adalah fenomena di mana era teknologi," ujar Iradat.


Keberadaan buzzer pun dinilainya sebagai hal yang wajar. Tak hanya di Indonesia, kata dia, para pendengung ini juga nyatanya ada di banyak negara lain, seperti di pemerintahan Amerika Serikat (AS) era Donald Trump.

"Pmerintahan Trump pun ada kelompok-kelompok buzzer yang kemudian entah siapa yang mengorganisir, itu sering muncul. Itu adalah efek dari era digital saat ini," tegasnya.

Di Indonesia, kata dia, fenomena buzzer berada di dua sisi, baik yang diorganisir pemerintah dengan istilah influencer maupun dari kubu oposisi yang terus mengritik kebijakan pemerintah.

Joman sendiri memastikan tetap melakukan kritik ketika ada kebijakan yang melenceng dan tidak tepat, meski pada dasarnya Joman adalah kelompok pendukung Presiden Joko Widodo.

"Jadi harus dipilah. Wallahua'lam apakah kemudian buzzer itu diorganisir oleh pemerintah, itu sesuatu yang berbeda ya," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya