Berita

Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian Masyarakat Milenium, Daniel Zafnat Paneah dalam jumpa pers virtual, Kamis (11/2)/Repro

Politik

Masuk Enam Besar Ketum Parpol Terkenal Yang Jadi Capres, Keterpilihan Airlangga Ungguli Prabowo, AHY Dan Megawati

KAMIS, 11 FEBRUARI 2021 | 15:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Potensi ketua umum partai politik (parpol) untuk ikut pencapresan di 2024 mendatang dipetakan dalam survei yang digelar Lembaga Penelitian Masyarakat Milenium.
 
Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian Masyarakat Milenium, Daniel Zafnat Paneah menjelaskan, pihaknya melakukan survei telepon dengan mengambil sampel secara acak sebanyak 1.324 responden, yang mewakili warga negara Indonesia dalam rentang usia 17 tahun ke atas di 420 kabupaten/kota.

Dalam survei tersebut, 1.324 responden diberikan pertanyaan terbuka mengenai tokoh ketua umum partai politik yang paling mereka kenal untuk disebutkan. Alhasil, muncul enam nama Ketum Parpol yang paling terkenal.


"Ternyata 97,70 persen mengenal Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto diurutan kedua dengan 97,40 persen, Airlangga Hartarto 78,60 persen diurutan ketiga, Surya Paloh (77,90 persen) diurutan keempat, Muhaimin Iskandar (76,80 persen), AHY (74,60 persen) dan ketua umum lainnya 40,4 persen," ujar Daniel dalam jumpa pers virtual, Kamis (11/2).

Namun, ketika responden ditanya mengenai pilihannya jika para ketum parpol tersebut diusung sebagai capres dalam Pilpres yang dilaksanakan hari ini, Airlangga Hartarto justru lebih unggul dari Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto hingga Agus Harimurthi Yudhoyono (AHY).

Daniel menyebutkan, dari 1,324 rsponden ada 29,70 persen memilih Airlangga Hartarto. Kemudian disusul diurutan kedua Prabowo Subianto dengan tingkat keterpilihan 21.70 persen, dan AHY 18,90 persen diurutan ketiga, serta Megawati Soekarnoputri diurutan keempat dengan keterpilihan sebesar 10.80 persen.

"Kemudain ada Muhaimin Iskandar (5,80 persen), Surya Paloh (4,20 persen), Zulkifli Hasan (1,30 persen), Ahmad Syaiku (1,20 persen), Suharso Manoarfa (1,10 persen) dan ada 5,30 persen tidak memilih," ucap Daniel.

"Data ini terbalik dari yang sebelumnya, yaitu Airlangga ada di posisi ketiga, tapi naik di sini ke posisi pertama," tambah Daniel.

Survei Lembaga Penelitian Masyarakat Milenium ini dilakukan mulai tanggal 5-16 Januari 2021, yang memiliki margin of error kurang lebih 2,7 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Adapun surveyor yang melangsungkan survei via telpon dipilih yang sudah terlatih. Karena, survei ini menggunakan metode Home Location Register (HLR).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya