Berita

Presiden Xi Jinping/Net

Dunia

Xi Kepada Biden: AS-China Sebaiknya Bekerja Sama Untuk Capai Hal-hal Besar, Konfrontasi Malah Jadi Bencana

KAMIS, 11 FEBRUARI 2021 | 12:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Xi Jinping menyampaikan kepada Joe Biden yang meneleponnya pada Rabu (10/11) waktu Washington, bahwa kerja sama adalah satu-satunya jalan untuk membantu AS dan China mencapai hal-hal besar yang didambakan kedua negara.

"Sementara, konfrontasi jelas merupakan bencana,” kata Xi seperti dikutip dari Xinhua, Kamis (11/2).

Xi kemudian menyerukan dimulainya kembali dialog antara kedua belah pihak. Dialog diperlukan untuk menghindari kesalahan penilaian dan untuk mengatasi perselisihan dari kesalahanpahaman.


Itu adalah panggilan telepon pertama Joe Biden kepada Xi sejak ia menjabat sebagai presiden AS. Usai mengucapkan selamat tahun baru Imlek, Biden menekan Xi tentang beberapa persoalan seperti masalah pelanggaran HAM Uighur, tindakan terhadap Taiwan, juga kekerasan terhadap aktivis Hong Kong.

Xi lantas  meminta Washington untuk berhati-hati dalam menangani masalah yang berkaitan dengan kedaulatan China.

Banyak yang memandang panggilan telepon Biden kepada Xi sebagai isyarat dan niat baik untuk memulai proses pembentukan kembali hubungan China-AS setelah empat tahun memburuk secara drastis, seperti ditulis Reuters.

Namun, Xi dalam percakapan itu mengisyaratkan bahwa ia tetap teguh pada masalah-masalah seperti Taiwan, Hong Kong dan Xinjiang. Biden pun kemudian menekannya soal perdagangan, hak asasi manusia dan wilayah Indo-Pasifik.

"China dan AS akan memiliki pandangan berbeda tentang masalah tertentu. Namun, dan penting bagi mereka untuk memperlakukan satu sama lain dengan hormat dan setara, serta mengelola perbedaan dengan cara yang konstruktif," ujar XI.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya