Berita

Bandara Abha Arab Saudi/Net

Dunia

Pemberontak Houthi Yaman Serang Bandara Saudi, Satu Pesawat Sipil Terbakar

KAMIS, 11 FEBRUARI 2021 | 09:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemberontak Houthi Yaman kembali berulah, kali ini mereka menargetkan serangan terhadap fasilitas sipil Arab Saudi.

Bandara Internasional Abha di barat daya Arab Saudi menjadi target serangan terbaru pemberontak Houthi, menyebabkan terbakarnya sebuah pesawat sipil yang tengah berada di landasan pada Rabu (10/2) waktu setempat.

AFP
, mengutip siaran televisi milik pemerintah Saudi, Al-Ekhbariya, melaporkan bahwa petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan kobaran api.


Tak berselang lama, Houthi yang didukung Iran mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Juru bicara militer Yehia Sareai mengatakan bahwa kelompok itu menggunakan empat drone bermuatan bom untuk menargetkan bandara Abha.

"Penargetan ini datang sebagai tanggapan atas pemboman udara yang terus berlanjut dan pengepungan brutal di negara kami," kata Sareai, mencatat bahwa Houthi menganggap bandara itu sebagai sasaran militer bukan sipil.

Serangan hari Rabu merupakan serangan pertama yang dilaporkan merusak pesawat sipil di fasilitas tersebut. Situs web pelacakan penerbangan menunjukkan beberapa penerbangan tertunda akibat serangan tersebut.

Arab Saudi telah berperang dengan Houthi di Yaman selama hampir enam tahun, sebuah konflik hebat yang menyebabkan bencana kemanusiaan terburuk di dunia.

Perang Yaman dimulai pada September 2014, ketika Houthi merebut ibu kota Yaman, Sanaa, dan sebagian besar utara negara itu. Arab Saudi, bersama dengan Uni Emirat Arab dan negara lain, memasuki perang bersama dengan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional pada Maret 2015.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya