Berita

Tim WHO telah selesai menyelidiki asal-usul virus corona/Net

Dunia

Penyelidikan Virus Corona Berakhir, AS Ngotot Ingin Cek Data WHO

KAMIS, 11 FEBRUARI 2021 | 06:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL. Amerika Serikat nampaknya tidak puas saat tim ahli WHO yang telah menyelesaikan misinya di Wuhan mengatakan bahwa hasil penyelidikan mereka tidak menemukan bukti bahwa virus itu berasal dari kebocoran laboratorium.

Beberapa jam setelah tim WHO mengungkapkan temuan awal mereka pada konferensi pers Wuhan,  Washington mengatakan ingin meneliti data yang digunakan oleh tim ahli.

Sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan, pemerintahan Biden tidak terlibat dalam 'perencanaan dan pelaksanaan' penyelidikan WHO tersebut, oleh karenanya mereka ingin melakukan peninjauan independen atas temuan dan data yang mendasarinya.


Menanggapi itu, pada Rabu (10/2), China pun meminta pihak AS mengundang WHO ke Washington untuk lebih jelasnya.

“Kami berharap pihak AS dapat seperti China, menegakkan sikap terbuka dan transparan, Silakan mengundang pakar WHO ke AS untuk melakukan penelitian dan inspeksi penelusuran asal,” kata juru bicara kementerian luar negeri China Wang Wenbin dalam briefing hariannya, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (10/2).

Tanggapan kritis juga datang dari pemimpin Global Times, Hu Xijin di akun Weibo pribadinya. Ia sepertinya tidak habis pikir dengan pernyataan Washington.

“AS secara independen ingin memeriksa data WHO? Mestinta WHO yang harus memeriksa data AS,” kata Hu Xijin. “Apakah kita semua salah dengar, atau apakah juru bicara ini benar-benar tidak tahu malu?”

Peter Ben Embarek, yang mengepalai tim yang dipimpin WHO yang menghabiskan empat minggu di China - dua di antaranya di karantina - mengatakan bahwa penyelidikan tidak secara dramatis mengubah gambaran tentang wabah tersebut, meskipun virus itu bisa melintasi perbatasan sebelum tiba di Wuhan.

Selain mengesampingkan kebocoran laboratorium, dia mengatakan bahwa makanan beku mungkin bisa menjadi alat penularan virus, yang akan mendukung tesis yang didukung oleh Beijing, yang menyalahkan beberapa kelompok kasus pada kemasan makanan impor.

“Kesimpulan WHO sepenuhnya membantah teori konspirasi yang diajukan oleh beberapa ‘elang’ anti-China, seperti mantan menteri luar negeri AS Mike Pompeo, yang telah menuduh Institut Virologi Wuhan membocorkan virus,” tulis Global Times.

Sewaktu menjabat sebagai orang kepercayaan Trump, Pompeo mengatakan ada “sejumlah besar bukti” bahwa virus corona baru muncul dari laboratorium China.

Sementara, para pejabat China telah menekankan dalam beberapa bulan terakhir bahwa virus itu bisa saja muncul di banyak wilayah di luar negara mereka.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya