Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Jokowi Minta Dikritik, Haris Rusly Moti: Sepertinya Sedang Buat Jebakan Lagi

KAMIS, 11 FEBRUARI 2021 | 03:54 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Saat peluncuran buku tahunan Ombudsman RI beberapa hari lalu secara terbuka Presiden Joko Widodo meminta masyarakat lebih giat menyampaikan kritik dan masukan pemerintah.

Salah satu tujuannya, Jokowi ingin ada peningkatan pelayanan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Aktivis Petisi ’28, Haris Rusly Moti mempunyai pandangan berbeda atas pernyataan Jokowi.


Menurutnya, pernyataan Jokowi bisa ditafsirkan sebagai sebuah jebakan baru bagi para pengkritik.

Dalam cuitan di laman Twitter pribadinya itu, Haris kemudian menyamakan jebakan itu sama dengan yang diberlakukan pada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

"Sobat, hati-hati sepertinya sedang buat jebakan lagi, persis Bung Rizieq Shihab dibiarkan pulang, lalu kena jebakan Prokes dan digiring masuk penjara," demikian cuitan Haris, Rabu (10/2).

Haris pun menyarankan agar masyarakat lebih baik tidak usah mengomentari berbagai langkah dan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi.

"Saranku, sebaiknya kita tak usah komentari Pemerintah, ada gak ada ya sama aja," demikian kata Haris.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya