Berita

Presiden RI Joko Widodo/Net

Politik

Balitbang Demokrat: Soal Kritik, Jokowi Kontradiktif!

RABU, 10 FEBRUARI 2021 | 15:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta masyarakat lebih aktif menyampaikan kritik terhadap kinerja pemerintah, dinilai kontradiktif.

Pasalnya, satu sisi seolah bersedia dikritik, tapi di sisi lain menangkapi para pengkritik.

Demikian disampaikan Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Yan A. Harahap seperti dilansir dari akun Twitter miliknya @YanHarahap, Rabu (10/2).


"@jokowi terkesan menunjukkan bersedia dikritik. Tetapi di sisi lain, tindakannya malah kontradiktif, menangkapi para aktivis dan pihak-pihak yang lantang mengkritik kekuasaannya," ujar Yan Harahap.

Oleh sebagian publik, penangkapan dua aktivis senior Syahganda Nainggolan dan M. Jumhur Hidayat, adalah contoh dimana pemerintah tidak siap dikritik.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Rachland Nashidik mengatakan, pernyataan Jokowi tersebut adalah pernyataan yang kosong dan sia-sia.

"Kita semua bisa dengan mudah menemukan banyak bukti bahwa ini adalah pemerintahan yang antikritik. Saking banyaknya bukti-bukti itu sampai kita semua menjadi banal dan menganggapnya biasa," ujar Rachland kepada wartawan, Rabu (10/2).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya