Berita

Uji klinis vaksin lokal di Iran/Net

Dunia

Dengan Sputnik V, Iran Mulai Program Vaksinasi Covid-19

SELASA, 09 FEBRUARI 2021 | 16:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran memulai program vaksinasi Covid-19 menggunakan vaksin Sputnik V dari Rusia.

Vaksinasi dimulai melalui siaran langsung oleh televisi pemerintah pada Selasa (9/2), di mana para petugas medis menjadi kelompok pertama yang mendapat suntikan.

"Kami memulai vaksinasi nasional terhadap virus Covid-19 (untuk) mengenang kesyahidan petugas medis," ujar Presiden Hassan Rouhani pada sebuah upacara di rumah sakit Teheran, seperti dikutip AFP.


Iran bertujuan untuk menyuntik 80 juta lebih populasinya. Tetapi sejauh ini, Teheran baru membeli dua juta dosis vaksin Sputnik V.

Jurubicara Kementerian Kesehatan Kianoush Jahanpour mengatakan, tahap pertama pengiriman vaksin Sputnik V telah tiba di Teheran pada Kamis (4/2). Dua tahap lainnya diperkirakan akan dilakukan pada 18 dan 28 Februari.

Selain Sputnik V, Menteri Kesehatan Saeed Namaki mengatakan Iran juga akan menerima 4,2 juta dosis vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh perusahaan AstraZeneca dan Universitas Oxford, yang dibeli melalui mekanisme vaksin internasional COVAX.

Data dari Kementerian Kesehatan menunjukan, Covid-19 sudah menginfeksi 1,4 juta orang di Iran dan menewaskan lebih dari 58.500 di antaranya.

Selain membeli vaksin dari luar, Iran juga mengembangkan vaksin secara lokal pertama yang sudah memasuki tahap uji klinis pada akhir Desember.

Vaksin lokal kedua Iran sendiri saat ini tengah dalam pengembangan oleh Institut Penelitian Vaksin dan Serum Razi. Vaksin tersebut dijuluki Razi Cov Pars.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya