Berita

Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Jika Tidak Oposisi Setengah Hati, Besar Kemungkinan Pendukung Kecewa Prabowo Beralih Ke AHY

SELASA, 09 FEBRUARI 2021 | 05:33 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Usai dilanda isu gerakan pengambilalihan secara paksa, Partai Demokrat disarankan lebih tegas mengambil sikap politik tegas untuk berada di jalan oposisi.

Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI) Ali Rif'an menganalisa, jika Partai Demokrat memilih tegas di jalan oposisi maka partai yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu akan mendapatkan kenaikan elektoral yang signifikan.

Analisa Ali Rif'an, para pendukung Prabowo dan Gerindra yang kecewa akan mengalihkan dukungan politiknya pada AHY dan Demokrat.


"Kalau Demokrat tidak oposisi setengah hati seperti sekarang itu akan jadi momentum kebangkitan Demokrat. Orang-orang yang sudah kecewa dengan Prabowo pasti akan mencari saluran politik yang partainya mirip dengan Gerindra makanya akan ke Demokrat. Bacaan saya menguntungkan AHY," demikian kata Ali Rif'an.

Lebih lanjut Ali Rif'an mengatakan, posisi politik Demokrat yang kesannya dizolimi oleh kekuasaan itu juga akan memiliki efek bertambahnya dukungan masyarakat pada Demokrat.

Sebab kata Ali, masyarakat Indonesia dalam momentum elektoral posisi dizolimi oleh kekuasaan itu akan berimbas pada meluasnya dukungan publik.

"Suka tidak suka posisi dizolimi itu masih efektif untuk menggaet pendukung. Dalam beberepa momentum politik kalau saya lihat ini masih efektif," demikian kata Ali Rif'an.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya