Berita

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga dinas PUPR Kota Serang Muhammad Ibra Goribi/RMOLBanten

Nusantara

Anggaran Dipakai Tangani Covid-19, Pemkot Serang Hanya Target Bangun 5 KM Ruas Jalan

SENIN, 08 FEBRUARI 2021 | 22:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) Kota Serang memastikan target pembangunan ruas jalan mantap pada tahun 2021 ini sepanjang 30 kilometer urung direalisasikan.

Target tersebut tidak bisa direalisasi karena anggaran tahun ini lebih banyak dialokasikan kepada penanganan Covid-19.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga dinas PUPR Kota Serang Muhammad Ibra Goribi saat dikonfirmasi mengatakan, pada tahun ini target pembangunan ruas jalan Kota Serang masih jauh dari yang diharapkan.


"Pak Walikota sih awalnya menargetkan tahun ini selesai, tapi karena anggaran difokuskan ke penanganan Covid-19, akhirnya tertunda," katanya dikutip Kantor Berita RMOLBanten, Senin, (8/2).

Oleh karena itu, sambungnya, pada tahun 2021 pihaknya hanya menargetkan pembangunan ruas jalan kota sekitar 5 kilometer dengan anggaran Rp 30 miliar.

Sementara untuk pemeliharaan jalan rusak dianggarkan sekitar Rp 18 miliar.

"Target jalan mantap di Kota Serang sampai tahun ini sudah mencapai 70 persen, kurang 30 persen lagi. Untuk usia jalan kota sekitar 20 tahun dan lingkungan sekitar 10 tahun," ungkapnya.

"Seharusnya tahun depan sudah selesai semua jalan mantap, tapi karena kondisinya sedang seperti ini kemungkinan besar akan mundur targetnya," tuturnya.

Dia menambahkan, untuk menutupi kekurangan pembiayaan pembangunan yang bersumber dari APBD, pada tahun ini pihaknya juga berupaya meminta anggaran bantuan provinsi (Banprov).

"Kami mengajukan banprov untuk membantu penganggaran pada sektor infrastruktur, karena APBD kami sangat terbatas, jika semua dicover dari situ tidak akan cukup. Sedangkan, penanganan kesehatan masih menjadi perhatian khusus," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya