Berita

Jurnalis Australia yang ditangkap pemerintah China/Net

Dunia

China Mulai Lakukan Penyelidikan Resmi Terhadap Wartawan Australia Yang Ditahan Sejak Agustus 2020

SENIN, 08 FEBRUARI 2021 | 12:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne mengumumkan bahwa Cheng Lei, seorang wartawan terkenal Australia, resmi ditangkap pemerintah China per hari ini, Senin (8/2) waktu setempat. Cheng sebelumnya telah ditahan pada Agustus 2020 lalu.

Penahanan Cheng Lei pada Agustus lalu itu terjadi di tengah permusuhan antara Australia dan Cina yang memanas yang dipicu setelah Australia meminta penyelidikan tentang asal muasal pandemi virus corona. Beijing meresponsnya dengan menunda impor sapi dan menaikkan tarif tinggi untuk jelai.

Payne mengatakan, informasi tersebut didapat dari Kedutaan Besar China di Beijing, yang memberi tahu Pemerintah Federal tentang perkembangan tersebut pada Jumat (malam.


Cheng dituduh memasok rahasia negara ke luar negeri secara ilegal.

"Kami secara konsisten menyampaikan keprihatinan kami yang kuat tentang penahanannya, secara teratur, di tingkat paling senior," kata Payne, seperti dikutip dari 9News, Senin (8/2).

Payne mengatakan, dengan resminya penangkapan Cheng, berarti masalah tersebut sekarang telah 'memasuki tahap investigasi kriminal formal', yang dapat memakan waktu selama berbulan-bulan melalui sistem yang berlaku di China.

Cheng telah bekerja sebagai jurnalis bisnis untuk penyiar pemerintah CGTN, ketika dia ditahan secara diam-diam di Beijing pada pertengahan Agustus 2020. Sejak itu dia dibantu oleh pemerintah Australia, dan kunjungan konsuler terakhir dilakukan pada 27 Januari.

“Kami terus mencari jaminan bahwa dia diperlakukan dengan tepat, secara manusiawi, sesuai dengan standar internasional,” kata Payne.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Sempat Kaget, Legislator Golkar Bersyukur Budi Arie Klarifikasi dan Minta Maaf

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:20

KPK Tahan Gatot Heroe Hernanda, Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:10

DPRD Siap Bongkar Oknum Parpol dan Ormas Minta Jatah Proyek SD Rembang

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05

Netflix Umumkan Pemeran Baru One Piece Season 3, Siap Hidupkan Kisah Battle of Alabasta

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:53

Bank Berwenang Menunda Transaksi Sesuai UU TPPU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:52

Daftar 6 Perusahaan di Kalimantan Disanksi Kemenhut Buntut Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49

Unhan Terbitkan Edaran Penggunaan Hijab bagi Kadet Putri Muslim

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:44

Diduga Terima Mobil hingga Rumah Mewah, Anggota DPRD Kota Bengkulu Diselidiki KPK

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:37

Pertamina Eco RunFest 2026, Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:27

Lolly Suhenty: Kerja Kehumasan Bawaslu Menjaga Halaman Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:26

Selengkapnya