Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

Politik

ProDEM: Kalau Presiden Bilang Covid-19 Terkendali, Mestinya Pejabat Negara Tidak Membantah

MINGGU, 07 FEBRUARI 2021 | 06:49 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan-pernyataan yang keluar dari pejabat di pemerintahan Joko Widodo dinilai membingungkan bagi publik. Pasalnya, tidak ada keselarasan antaran ucapan mereka dengan apa yang disampaikan presiden.

Begitu Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule menyindir gaya komunikasi pemerintah yang sebenarnya saling bantah. Bahkan tak jarang pejabat meragukan optimisme Presiden Jokowi.

“Membingungkan pernyataan-pernyataan pejabat di pemerintahan Jokowi, tak bisa berselaras dengan pernyataan presiden,” tegasnya kepada redaksi, Minggu (7/2).


Salah satu contohnya adalah saat Presiden Jokowi tegas menyatakan bahwa pandemi Covid-19 di Indonesia terkendali. Seketika itu juga, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang seharusnya mendukung apa yang disampaikan Jokowi, justru mempertanyakan parameter yang dipakai presiden.

Selain itu, dia juga menyindir ucapan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang malah menguak fakta bahwa masih ada 2 juta kasus Covid-19 yang belum terlaporkan.

“Kalau presiden sudah katakan terkendali, mestinya jangan dibantah dan dikuak kalau belum bisa dikendalikan,” sindirnya.

Secara khusus dia mengkritik apa yang disampaikan Luhut. Sebab, jika hal serupa dilakukan oleh rakyat biasa, maka bisa berujung pada jeruji besi.

Sebab pernyataan Menko Luhut itu seolah menunjukkan bahwa data yang selama ini dilansir oleh pemerintah soal Covid-19 adalah tidak benar atau hoax.

“Pejabat atau menteri seperti ini mesti dipecat. Iya nggak sih?” demikian Iwan Sumule.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya