Berita

Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) untuk Indonesia, Ray Rangkuti/RMOL

Politik

Ray Rangkuti: Soal Nasdem, Moeldoko Juga Harus Klarifikasi

SABTU, 06 FEBRUARI 2021 | 11:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Nasdem tidak cukup hanya mengklarifikasi tidak terlibat gerakan mengambilalih kepemimpinan Partai Demokrat yang sah.

Seharusnya, Nasdem juga meminta Kepala Staf Kantor Presiden (KSP) Moeldoko untuk mengklarifikasi bahwa Nasdem tidak terlibat upaya-upaya yang disebut inkonstutional itu.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) untuk Indonesia, Ray Rangkuti saat menjadi narasumber dalam diskusi daring bertajuk 'Partai Demokrat Masih Memikat?' pada Sabtu (6/2).


"Misalnya ya, bahwa ada kontak antara Nasdem dan Pak Moeldoko. Itulah makanya penting bukan Nasdem-nya yang harus klarifikasi. Minta Pak Moeldoko yang klarifikasi. 'Eh Pak Moeldoko, anda menyebut nama-nama kami nih, siapa yang memberi dukungan'," ujar Ray Rangkuti.

Menurut Ray, apabila Nasdem memang tidak terlibat sama sekali dalam gerakan politik sebagaimana disampaikan bahwa PKB dan Nasdem disebut oleh Moeldoko telah digandeng untuk koalisi pada Pilpres 2024 mendatang, jika Demokrat sudah 'dikuasai' Kepala KSP itu.  

"Jadi bebannya di dia (Moeldoko), bukan di partai-partai ini (Nasdem dan PKB), bukan kepada orang-orang yang disebutkan namanya gitu loh," kata Ray Rangkuti.

"Sebab enggak ada jaminan bahwa besok hari gak dibawa-bawa lagi kan? Kayak Pak Moeldoko mengklarifikasi bahwa Pak Jokowi tidak terlibat, kan kira-kira gitu," imbuh pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini

Selain Ray Rangkuti, narasumber dalam diskusi daring tersebut yakni politikus Partai Demokrat Andi Mallarangeng, politikus Partai Nasdem Zulfan Lindan, dan peneliti Populi Center Jefri Ardiansyah.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya