Militer di Myanmar pasca kudeta/Net
Militer di Myanmar pasca kudeta/Net
Peringatan itu datang dari seorang pengacara China yang berbasis di Myanmar pada Jumat (5/2) kepada Global Times. Dia mengatakan, perusahaan China perlu memperhatikan risiko dari situasi politik, serta perjanjian hukum dan komersial serta implementasi kebijakan.
“Kegagalan pemerintah (Myanmar) adalah risiko besar, terutama untuk proyek-proyek besar dan strategis di berbagai sektor termasuk transportasi dan energi,†kata pengacara yang tidak mau disebutkan namanya itu.
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
Senin, 06 Juli 2026 | 18:36
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Senin, 06 Juli 2026 | 17:38
Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59
UPDATE
Kamis, 09 Juli 2026 | 22:23
Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50
Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50
Kamis, 09 Juli 2026 | 21:46
Kamis, 09 Juli 2026 | 21:38
Kamis, 09 Juli 2026 | 21:30
Kamis, 09 Juli 2026 | 21:17
Kamis, 09 Juli 2026 | 21:13
Kamis, 09 Juli 2026 | 21:10
Kamis, 09 Juli 2026 | 20:35