Militer di Myanmar pasca kudeta/Net
Militer di Myanmar pasca kudeta/Net
Peringatan itu datang dari seorang pengacara China yang berbasis di Myanmar pada Jumat (5/2) kepada Global Times. Dia mengatakan, perusahaan China perlu memperhatikan risiko dari situasi politik, serta perjanjian hukum dan komersial serta implementasi kebijakan.
“Kegagalan pemerintah (Myanmar) adalah risiko besar, terutama untuk proyek-proyek besar dan strategis di berbagai sektor termasuk transportasi dan energi,†kata pengacara yang tidak mau disebutkan namanya itu.
Populer
Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42
Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30
Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02
Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14
Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47
UPDATE
Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:20
Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:10
Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05
Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:53
Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:52
Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49
Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:44
Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:37
Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:27
Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:26