Berita

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) sekaligus Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam jumpa pers virtual di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (5/2)/Repro

Politik

Bukan Lockdown, Airlangga Tegaskan Kebijakan Penanganan Covid-19 Keseimbangan Gas Dan Rem

JUMAT, 05 FEBRUARI 2021 | 19:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Desakan kepada pemerintah agar menggunakan cara lockdown untuk mengatasi pandemi Covid-19 dijawab oleh Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto.

Airlangga menegaskan, pemerintah dalam menentukan kebijakan penanganan virus asal Wuhan China tersebut adalah dengan tetap fokus menangani kesehatan sembari memulihkan ekonomi nasional.

"Prinsipnya, arahan Presiden (Joko Widodo) kegiatan penanganan Covid bisa efektif. Angka Covid turun dan ekonomi tetap bisa naik menuju positif di kuartal I (2021)," ujar Airlangga dalam jumpa pers virtual di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (5/2).


Karena itu, Airlangga menyatakan prinsip kebijakan yang akan diambil pemerintah dalam mengatasi masalah multidimensional ini adalah dengan mengefektifkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Di mana dalam implementasinya nanti, direncanakan akan berbasis mikro. Sehingga Airlangga berharap, penanganan kesehatan bisa dilakukan efektif berbarengan dengan pemulihan ekonomi

"Kesiembangan gas dan rem. Penanganan pandemi dan di saat yang sama mampu dorong pertumbuhan ekonomi masuk ke jalur positif," tegasnya.

"Arahan Presiden itu perlu diterjemahkan kelanjutan dari kegiatan penanganan Covid," demikian Airlangga menambahkan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya