Berita

Buku "Allah dan Alam Semesta: Perspektif Tasawuf Falsafi" karangan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. KH. Said Aqil Siroj/Net

Politik

Ketum PBNU Luncurkan Buku Allah Dan Alam Semesta, Akan Hadir Wapres Hingga Ketua MPR

JUMAT, 05 FEBRUARI 2021 | 09:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. KH. Said Aqil Siroj siang ini meluncurkan buku berjudul "Allah Dan Alam Semesta: Perspektif Tasawuf Falsafi".

Buku tersebut berasal dari hasil disertasi Kiai Said untuk mencapai gelar doktor di Fakultas Ushuluddin, Jurusan Aqidah Filsafat, Universitas Umm Al-Qura, Mekkah, Arab Saudi.

Ketua panitia peluncuran buku yang juga Wasekjen PBNU, Andi Najmi Fuadi mengatakan, pada peluncuran buku ini, sejumlah tokoh akan memberikan testimoni. Mereka ialah Wakil Presiden KH. Maruf Amin, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.


"InsyaAllah nanti beliau-beliau ini memberikan testimoni," kata Andi dalam keterangan tertulis, Jumat (5/2).

Sementara untuk pembanding pada bedah buku ini, ialah pengasuh Pesantren Bumi Sholawat Tulungan, Sidoarjo KH. Agoes Ali Masyhuri, gurubesar tasawuf UIN Syarif Hidayatullah Prof. Kautsar Azhari Noer, dan cendekiawan Prof. Fachry Ali.

Andi mengatakan, acara peluncuran buku dilakukan secara hybrid, yakni online dan offline. Hal itu karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Bahkan untuk yang hadir secara offline, panitia mewajibkan mengikuti swab test terlebih dahulu.

"Untuk yang hadir secara offline ini sangat terbatas, hanya yang menerima undangan. Mereka nanti wajib menjalani swab test terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada yang reaktif atau positif Covid-19," kata Andi.

Buku yang akan diluncurkan ini merupakan terjemahan dari karya disertasi Kiai Said yang berjudul asli "Shilatul-Lah bil-Kawn fit-Tashawwuf al-Falsafi".

Disertasi tersebut telah diujikan di depan tiga gurubesar yakni Prof. Mahmud Ahmad Khafaji, Prof. Barokat Abdul Fattah Guida, dan Prof. Nafi' Ulayan. Ketika itu, Kiai Said mendapat predikat summa cum laude.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya