Berita

Sekjen PBB Antonio Guterres/Net

Dunia

Antonio Gutteres Kembali Incar Posisi Sekjen PBB 2022-2026, Tapi Honduras Ingin Posisinya Digantikan Perempuan

JUMAT, 05 FEBRUARI 2021 | 09:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dewan Keamanan dan Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah mulai meluncurkan proses perekrutan untuk sekretaris jenderal mereka berikutnya untuk masa jabatan 2022-2026.

PBB akan memulai proses seleksi pada Mei atau Juni, setelah berbicara secara informal dengan para kandidat.

"Kandidat harus memiliki kepemimpinan dan kemampuan manajerial yang telah terbukti, pengalaman luas dalam hubungan internasional, dan keterampilan diplomatik, komunikasi dan multibahasa yang kuat," kata surat yang diadopsi Kamis (4/2) oleh Dewan Keamanan, seperti dikutip dari AFP, Jumat (5/2).


Sejak didirikan pada tahun 1945, setiap sekretaris jenderal PBB adalah laki-laki. Namun, tahun ini, satu negara anggota ingin melihat posisi teratas PBB itu diisi oleh seorang wanita. Negara tersebut adalah Honduras.

"Lihatlah komitmen Anda kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan tulus dan (kemungkinan) adanya calon wanita. Mulailah proses pencalonan dengan norma kesetaraan dan inklusivitas," tulis duta besar Honduras untuk PBB Mary Elizabeth Flores Flake.

Sekjen saat ini, Antonio Guterres telah mengumumkan bahwa dia akan mencalonkan diri kembali untuk mengincar posisi tersebut untuk kedua kalinya.

Mantan perdana menteri Portugis berusia 71 tahun itu, selama ini telah menikmati dukungan luas di Majelis Umum dan Dewan Keamanan, termasuk dari lima anggota tetapnya - AS, Rusia, China, Prancis, dan Inggris.

Selama jadi orang nomor satu di PBB, Guterres juga telah menghadapi banyak kritik dari beberapa kelompok non-pemerintah. Mereka Gutteres tidak berbuat cukup untuk membela hak asasi manusia secara global, sebuah tuduhan yang dia bantah.

Guterres - seorang ahli diplomasi di belakang layar yang menjabat selama satu dekade sebagai Komisaris Tinggi untuk Pengungsi - tidak memiliki rekam jejak yang bagus dalam penyelesaian konflik di titik-titik penting seperti Suriah dan Yaman.

Dia telah mempertahankan catatannya dan bersikeras bahwa dia lebih banyak mengangkat masalah hak asasi manusia daripada para pemimpin beberapa negara demokratis.

Pada pertengahan 2019, ia mengubah prioritasnya untuk mengedepankan pemberantasan perubahan iklim dalam agendanya.

"Saya tidak berpura-pura menguasai dunia. Tujuan utama saya adalah membuat kebisingan sebanyak yang saya bisa tentang bahaya perubahan iklim, katanya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Sempat Kaget, Legislator Golkar Bersyukur Budi Arie Klarifikasi dan Minta Maaf

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:20

KPK Tahan Gatot Heroe Hernanda, Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:10

DPRD Siap Bongkar Oknum Parpol dan Ormas Minta Jatah Proyek SD Rembang

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05

Netflix Umumkan Pemeran Baru One Piece Season 3, Siap Hidupkan Kisah Battle of Alabasta

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:53

Bank Berwenang Menunda Transaksi Sesuai UU TPPU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:52

Daftar 6 Perusahaan di Kalimantan Disanksi Kemenhut Buntut Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49

Unhan Terbitkan Edaran Penggunaan Hijab bagi Kadet Putri Muslim

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:44

Diduga Terima Mobil hingga Rumah Mewah, Anggota DPRD Kota Bengkulu Diselidiki KPK

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:37

Pertamina Eco RunFest 2026, Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:27

Lolly Suhenty: Kerja Kehumasan Bawaslu Menjaga Halaman Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:26

Selengkapnya