Berita

Ilustrasi/Net

Presisi

Sindikat Pengedar Sabu Dalam Wafer Dibongkar Polres Gresik

RABU, 03 FEBRUARI 2021 | 16:08 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Satuan Narkoba Polres Gresik berhasil membongkar modus pengedaran narkotika jenis sabu yang dimasukan dalam bungkus wafer.

Polisi pun telah mengamankan SH (32) warga Medaeng Sidoarjo. Dia kepergok tengah membawa sabu yang dimasukan dalam bungkus wafer di sekitar SPBU Jalan Raya Legundi, Krikilan, Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Menurut Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto, pengedar sabu ini terbongkar setelah Tim Sat Narkoba Polres Gresik menerima laporan dari masyarakat dan langsung melakukan penyelidikan.


"Penangkapan pengedar sabu ini dilakukan saat hendak melakukan transaksi," ujarnya dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (3/2).

Lanjut Arief, dari tangan pelaku anggota Polres Gresik menemukan 1  plastik klip yang di dalamnya berisi kristal warna putih dan diduga narkotika jenis sabu dengan berat timbang ± 0,29 gram berikut bungkusnya yang disembunyikan pelaku di dalam bungkus wafer.

"Menurut pengakuan pelaku, barang haram tersebut didapatkannya dari seseorang di Sidoarjo dan hendak diedarkan di Gresik. Sedangkan seseorang yang disebut oleh SH, saat ini tengah diburu oleh Tim Sat Narkoba Polres Gresik," imbuhnya.

"Selain sabu di dalam bungkus wafer, anggota juga mengamankan satu HP merek Advan warna hitam milik pelaku sebagai barang bukti," tegasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku langsung ditetapkan menjadi tersangka dan dijerat Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 (ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun penjara.

Sementara itu, SH sang pengedar yang diringkus Sat Narkoba Polres Gresik dalam kasus tersebut mengakui jika barang yang dibawanya merupakan narkotika jenis sabu.

"Iya pak, ini bukan wafer tapi sabu," ucapnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya