Berita

Jenderal Litsyo Sigit Prabowo saat disumpah jadi Kapolri/Repro

Politik

Tuding Kapolri Ikut Restui Kudeta AHY, Rachland Nashidik Mengada-Ada

SELASA, 02 FEBRUARI 2021 | 19:44 WIB | OLEH: MEGA SIMARMATA

Heboh dan geger soal pernyataan bombastis Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti bahwa dirinya hendak dikudeta, ikut diramaikan dengan "bonus" tudingan dari politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik bahwa Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ikut memberi restu terhadap rencana kudeta AHY itu.

Hal ini disampaikan Rachland Nashidik lewat akun Twitternya, Senin (1/2).

"KSP Moeldoko menyatakan aksi memalukan ini tanggung jawabnya sendiri. Tapi dia menyebut Kepala BIN, Kapolri, Menkumham, dan Menko Polhukam @mohmahfudmd bahkan "Pak Lurah" merestui. Para pejabat negara itu perlu juga angkat bicara. Apa iya ini semua tanpa restu "Pak Lurah?," demikian twit Rachland, Senin (1/2).


Partai Demokrat memang tengah diterpa isu upaya kudeta AHY sebagai ketua umum partai lewat mekanisme Kongres Luar Biasa (KLB).

Upaya ini disebut-sebut dimotori Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

Tapi, Moeldoko sudah membantah.

Yang menarik untuk dicermati disini adalah tudingan Rachland terhadap Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Untuk sekadar mengingatkan, Jenderal Listyo belum satu minggu menjabat sebagai Kapolri.

Ia dilantik sebagai Kapolri yang baru pada hari Rabu 27 Januari 2021 di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo.

Dan sehari setelahnya yaitu sejak Kamis 28 Januari 2021 sampai dengan hari ini, Selasa (2/2), setiap hari agenda kegiatan Kapolri adalah mengunjungi Ormas Ormas Islam dan Institusi Institusi Pemerintahan, dari mulai Mahkamah Agung, TNI AU sampai TNI AD.

Bahkan di hari Minggu malam (31/1), pertemuan antara Kapolri dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ketua MUI KH Miftachul Akhyar dilakukan pada 21.00 WIB di kediamanan Ketua MUI.

Artinya, sebagai pimpinan baru di Institusi Polri, Kapolri Listyo sedang fokus untuk memperkenalkan dirinya lewat kunjungan demi meningkatkan sinergitas dan soliditas Polri dengan semua pihak dalam menjalin kerjasama.

Janganlah niat baik dan misi baik Kapolri dicederai dengan fitnah atau tudingan tak berdasar seperti yang dilontarkan Rachland Nashidik.

Dan hendaklah hati-hati menggunakan akun media sosial karena bila diduga melakukan perbuatan melawan hukum dengan sengaja mencemarkan nama baik seseorang, urusannya bisa sampai ke ranah hukum.

Jadi, jangan Suudzon atau berburuk sangka. Sebab Suudzon adalah akhlak yang sangat tidak terpuji.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya