Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Taiwan Prihatin Atas Kudeta Militer Di Myanmar, Minta Pihak Terkait Selesaikan Perselisihan Dengan Damai

SELASA, 02 FEBRUARI 2021 | 14:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Taiwan menyatakan keprihatinan mereka atas pengambilalihan kekuasaan di Myanmar lewat peristiwa kudeta militer.

Penyataan tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri Taiwan dalam sebuah pernyataan resmi pada Senin (1/2) sore waktu setempat.

Mereka mengaku prihatin dengan peristiwa yang tiba-tiba berubah. Selain itu, Kemenlu juga telah meminta agar kepemimpinan Myanmar menggunakan kebijaksanaan politik mereka untuk menyelesaikan perselisihan melalui cara damai dan dialog.


Mengenai keadaan warganya di Myanmar, Kemenlu Taiwan mengatakan belum ada yang terpengaruh akibat kejadian tersebut. Namun, demikian pihaknya tetap menyarankan agar warganya terus memperhatikan perkembangan dan tetap terkoneksi satu sama lain, seperti dilaporkan Taiwan News, Senin (1/2).

Mereka juga mengatakan akan terus memantau perkembangan selanjutnya.

Sementara itu, Legislator Partai Progresif Demokratik Wang Ting-yu di akun Twitternya mengatakan bahwa kudeta itu sangat mengganggu.

"Perkembangan politik terbaru di #Myanmar sangat disayangkan & sangat mengganggu. Penangkapan secara tidak sah terhadap Penasihat Negara Aung San Suu Kyi & pejabat sipil lainnya tidak hanya merusak transisi demokrasi yang sedang berlangsung di Myanmar, tetapi juga merupakan penghinaan bagi rakyat Myanmar," cuitnya.

Militer Myanmar merebut kekuasaan setelah menahan pemimpin negara Aung San Suu Kyi bersama sejumlah petinggi partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pada Senin (1/2).

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Sempat Kaget, Legislator Golkar Bersyukur Budi Arie Klarifikasi dan Minta Maaf

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:20

KPK Tahan Gatot Heroe Hernanda, Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:10

DPRD Siap Bongkar Oknum Parpol dan Ormas Minta Jatah Proyek SD Rembang

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05

Netflix Umumkan Pemeran Baru One Piece Season 3, Siap Hidupkan Kisah Battle of Alabasta

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:53

Bank Berwenang Menunda Transaksi Sesuai UU TPPU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:52

Daftar 6 Perusahaan di Kalimantan Disanksi Kemenhut Buntut Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49

Unhan Terbitkan Edaran Penggunaan Hijab bagi Kadet Putri Muslim

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:44

Diduga Terima Mobil hingga Rumah Mewah, Anggota DPRD Kota Bengkulu Diselidiki KPK

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:37

Pertamina Eco RunFest 2026, Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:27

Lolly Suhenty: Kerja Kehumasan Bawaslu Menjaga Halaman Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:26

Selengkapnya