Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo/Net

Politik

Politisi PDIP: Presiden Jokowi Tidak Perlu Menggubris Isu Demokrat Dikudeta

SENIN, 01 FEBRUARI 2021 | 23:02 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Isu adanya upaya kudeta terhadap kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Partai Demokrat yang mengaitkan pihak di lingkaran pemerintah tak perlu ditanggapi oleh Presiden Joko Widodo.

“Presiden Jokowi tidak perlu menggubris isu seperti ini, tetap fokus tangani pandemi Covid-19 dan benahi ekonomi,” ucap politisi PDIP, Aria Bima kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/3).

Belakangan, sosok di lingkaran pemerintah yang diduga turut andil dalam kudeta Demokrat adalah sosok Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko.


Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra yang diperoleh dari kesaksian sejumlah pimpinan tingkat pusat dan daerah Partai Demokrat yang sebelumnya di-BAP soal rencana kudeta.

"Mereka dipertemukan langsung dengan KSP Moeldoko yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara inkonstitusional untuk kepentingan pencapresan 2024," kata Herzaky Mahendra.

Terpisah, Kepala Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Andi Arief juga menyatakan hal yang sama. Bahkan menurutnya, Moeldoko telah mendapat restu dari Presiden Joko Widodo.

Informasi tersebutlah yang melandasi Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkirim surat ke Presiden Jokowi.

"Kenapa AHY berkirim surat ke Pak Jokowi? Karena saat mempersiapkan pengambilalihan menyatakan dapat restu Pak Jokowi," ucap Andi Arief.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya