Berita

Anggota Komisi III DPR Benny K. Harman/Net

Politik

Benny Harman: Kiat Jitu Dongkrak Indeks Korupsi, Jokowi Pimpin Langsung Pengusutan Korupsi Bansos

MINGGU, 31 JANUARI 2021 | 07:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa. Sementara korupsi dana bantuan sosial (bansos) yang melibatkan Juliar P. Batubara saat menjabat sebagai Menteri Sosial adalagh kejahatan super luar biasa.

Begitu kata anggota Komisi III DPR Benny K. Harman dalam akun Twitter pribadinya, Sabtu (30/1). Alasan korupsi bansos kejahatan luar biasa adalah bantuan yang dikorup merupakan hak rakyat kecil yang sedang kesulitan akibat pandemi corona.

“Butuh kerja cepat luar biasa dari KPK dan juga dukungan luar biasa dari rakyat agar KPK tidak gentar mengusutnya. Rakyat monitor!” tegasnya.


Di satu sisi, Benny Harman mengomentari mengenai indeks persepsi korupsi Indonesia yang kian jeblok. Transparency International Indonesia (TII) merilis indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia Tahun 2020 yang mengalami penurunan signifikan.

IPK Indonesia 2020 telah turun menjadi 37 dari skor 40 pada 2019. Posisi Indonesia juga melorot dari peringkat 85 menjadi peringkat 102 dari 180 negara yang diukur IPK-nya.

Politisi Partai Demokrat itu pun memberi satu kiat jitu untuk menaikkan indeks persepsi korupsi RI yang kini jeblok. Kiat itu mengharuskan Presiden Joko Widodo untuk turun tangan langsung memimpin pengusutan korupsi bansos.

“Hanya satu jalannya: Presiden Jokowi sendiri harus tampil dan memimpin langsung pengusutan kasus korupsi Bansos Corona secara tuntas sampai semua pelakunya ditangkap. Mau?” tutupnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya