Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Masyakarat Yakin Vaksin Covid-19 Aman, Meski Pemerintah Belum Mampu Menjalankan Clean Goverment

MINGGU, 31 JANUARI 2021 | 05:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Program vaksinasi Covid-19 yang tengah dijalankan Pemerintah tampaknya mendapat respons positif dari masyarakat. Setidaknya, berdasarkan hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM), sebanyak 70,6 persen responden yakin vaksin yang diberikan aman.

Sementara 19,2 persen responden tidak percaya bahwa vaksin Covid-19 yang akan disediakan pemerintah aman bagi kesehatan penggunanya dan yang tidak memberikan pernyataan 10,2 persen.

Dari survei diketahui juga bahwa 79,9 persen responden bersedia untuk mengikuti program vaksinisasi dan sebanyak 11,8 persen masih ragu. Sedangkan 8,3 persen tidak mau divaksin.


Dari hasil survei ini bisa disimpulkan bahwa persentase mereka yang percaya bahwa vaksin aman jauh lebih besar daripada yang tidak percaya dan kepercayaan pada tingkat keamanan vaksin mempengaruhi kesediaan warga untuk divaksin.

Sementara terkait masalah pengelolaan pemerintahan yang bersih di masa pandemi Covid-19, dari hasil survei didapati bahwa 63,8 persen menyatakan pemerintahan Joko Widodo tidak dikelola secara clean goverment.

Lalu sebanyak 20,8 persen menyatakan pemerintahan sudah dikelola secara clean goverment, dan sebanyak 15,4 tidak memberikan pernyataan.

"Dari survei diketahui juga bahwa sebanyak 69,2 persen penyelewengan dan korupsi uang negara, pungli, dilakukan oleh kader dan politisi parpol. Sebanyak 30,8 menyatakan penyelewengan uang negara, pungli, dan korupsi dilakukan oleh aparatur sipil negara serta aparat penegak hukum," terang Direktur Eksekutive IDM, Tri Permadi, melalui keterangannya, Sabtu (30/1).

Survei nasional Indonesia Development Monitoring ini dilakukan pada 10–19 Januari 2021 melalui wawancara per telepon terhadap 1.650 responden yang dipilih secara acak (random).

Margin of error survei diperkirakan +/- 2,44% dengan Tingkat Kepercayaan 95%. Seluruh responden tersebar secara proposional di 34 Provinsi.

Responden terpilih adalah Responden yang sudah berumur lebih dari 17 Tahun, secara kriteria demographi responden yang tingal di perkotaan 58,1 persen dan di pedesaan 41,9 persen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya