Berita

Pembuatan Hio di Medan Sunggal/Net

Nusantara

Jelang Imlek, Pengusaha Hio Di Medan Alami Penurunan Produksi Hingga 80 Persen

MINGGU, 31 JANUARI 2021 | 00:47 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pandemi Covid-19 yang diikuti oleh berbagai kebijakan terkait pembatasan keramaian berpengaruh langsung terhadap produksi hio yang digunakan oleh masyarakat Tionghoa dalam ritual ibadah.

Seperti yang terlihat jelang Imlek 2021 ini, di mana para produsen hio di kawasan Medan Sunggal bahkan hanya berproduksi jika menerima pemesanan saja.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya saat mereka mampu memproduksi hio dalam jumlah yang banyak untuk memenuhi permintaan dari Kota Medan dan dari kota lain di Sumatera Utara, seperti Tanjung Balai dan Pematangsiantar.


"Penurunan produksi mencapai 80 persen lah. Kita buat kalau ada yang minta saja. Enggak berani untuk bikin stok," kata salah seorang pengusaha pembuatan Hio di Medan Sunggal, Rika, kepada wartawan, Sabtu (30/1).

Rika menjelaskan, hio yang mereka produksi terdiri dari berbagai ukuran, mulai dari 3 inci hingga 12 inci. Namun saat ini yang selalu mereka buat secara rutin hanya yang kecil saja yang biasa digunakan untuk sembahyang di rumah.

Kebijakan pemerintah untuk membatasi kehadiran warga agar tidak menjadi kerumunan menurutnya juga menjadi penyebab semakin sedikitnya permintaan hio.

"Covid-19 ini kan bikin enggak boleh berkumpul, jadi untuk sembahyang di Vihara berkurang. Orang memilih sembahyang di rumah," tutur Rika.
 
"Biasanya dua pekan sebelum Imlek sudah mulai sembahyang, sekarang untuk masuk ke vihara kan jumlahnya juga dibatasi, ini yang bikin berkurang permintaan," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya