Berita

Wakil Ketua Baleg DPR RI dari Fraksi PPP, Ahmad Baidowi/Net

Politik

Sakralisasi UU Pemilu Penting, Jangan Setiap Pemilu Ganti Undang-undang

SABTU, 30 JANUARI 2021 | 14:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR RI menilai UU 17/2017 tentang Pemilu yang berlaku saat ini tidak perlu direvisi.

Bagi PPP, sakralisasi terhadap UU penting dilakukan, yakni dengan cara memberlakukan UU tersebut berlaku untuk beberapa kali pemilu.

"UU Pemilu itu tidak seharusnya tiap pemilu diubah," kata Wakil Ketua Baleg DPR RI dari Fraksi PPP, Ahmad Baidowi, dalam diskusi daring Populi Center dan Smart FM Network bertajuk "Perlukah Ubah UU Pemilu Sekarang?" pada Sabtu (30/1).


Awiek sapaan akrab politikus muda PPP itu menyatakan, pemberlakuan UU Pemilu untuk dua kali pemilu adalah hal lumrah dan pernah dilakukan.

"Ada. Ketika UU Pilpres 2008 itu diterapkan dua kali yakni di Pemilu 2009 dan di Pemilu 2014," tuturnya.

"Jadi penerapan UU terkait pemilu dua kali pelaksanaan itu hal yang biasa saja. Maka, kami bertitik tolak dari itu, berpikiran dari itu, maka kita mencoba memulai 'mensakralisasi' terhadap sebuah peraturan perundang-undangan yang kita bentuk. Supaya tidak setiap pemilu selalu ada perubahan," imbuhnya menegaskan.

"Jadi intinya posisi politik PPP tidak perlu ada perubahan apapun sampai kita laksanakan Pemilu 2024," kata Awiek lagi menambahkan.

Selain Awiek, dalam diskusi ini hadir Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi, Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Saan Mustopa, dan  pegiat pemilu Titi Anggraini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya