Berita

Lambang Pospera/Net

Politik

Saksi Utama Dugaan Pencemaran Nama Baik Pospera Dicecar 35 Pertanyaan

JUMAT, 29 JANUARI 2021 | 16:04 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Polda Jawa Tengah terus mendalami kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap organisasi Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) oleh Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga. Pada Jumat (29/1), Polda Jateng memanggil seorang saksi utama bernama Simson Simanjuntak.

Simson mengaku dipanggil untuk menjelaskan kronologi pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh Arya Sinulingga di WhatsApp Group (WAG) Membangun Negeri. Aktivis ’98 itu merupakan salah satu kunci karena berada dalam WAG tersebut saat dugaan kasus ini terjadi.

“Ada sebanyak 35 pertanyaan diajukan oleh penyidik,” tuturnya kepada wartawan.


Pada intinya, Simson mengungkap bahwa telah terjadi pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Arya Sinulingga di grup tersebut. Pencemaran yang dimaksud adalah adanya kesan dari pernyataan Arya yang seolah menyebut semua anggota Pospera membuat rugi BUMN.

"Jelas sangat merugikan Pospera secara nama baik, karena dikesankan semua orang Pospera membuat rugi perusahaan-perusahaan BUMN,” jelasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya