Berita

Wakil Ketua Baleg DPR RI Fraksi PPP Achmad Baidowi/Net

Politik

UU Telah Dibahas Hingga Setahun, PPP Ingin Pilkada Tetap Digelar Tahun 2024

JUMAT, 29 JANUARI 2021 | 16:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai pelaksanaan Pilkada sedianya digelar pada tahun 2024 mendatang.

Sebab, pelaksanaan Pilkada serentak telah diatur dalam UU 10/2016 yang membutuhkan proses pembahasan yang panjang hingga memakan waktu satu tahun.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Baleg DPR RI Fraksi PPP Achmad Baidowi kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Jumat (29/1).


"Pilkada serentak tahun 2024 bulan November diatur dalam UU 10/2016 pasal 201 ayat 8. Dan itu juga dibuat melalui proses diskusi yang panjang dan mendalam dengan semangat bahwa hiruk pikuk politik selesai dalam satu tahun tidak seperti saat ini," kata Awiek, sapaan karib Politikus PPP itu.

Atas dasar itu, pria asal Madura ini berpandangan, jika Pilkada serentak tidak digelar pada 2024 maka sama saja energi yang terkuras selama setahun seperti sia-sia alias mubazir.

"Ketentuan tersebut belum pernah diterapkan sama sekali sehingga apa yang dilakukan selama ini mubazir jika diubah," sesalnya.

Selain itu, Awiek menyebut sekalipun Pilkada tetap diserentakkan pada 2024 mendatang masih ada senggang waktu sekitar tujuh bulan dengan Pileg.

"Jeda waktu dari Pileg dengan Pilkada 2024 ada 7 bulan. Sehingga tidak menganggu teknis persiapan di lapangan," demikian Sekretaris Fraksi PPP DPR ini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya