Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati/Net
Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati/Net
Peneliti dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamudin Daeng menduga, klaim potensi wakaf dengan nilai yang cukup tinggi tersebut hanya upaya pemerintah meyakinkan masyarakat kondisi keuangan negara masih aman.
"Menteri Keuangan selalu meyakinkan publik bahwa penerintah bisa membayar utang kepada publik nasional dan internasional. Maka dikarang-karanglah cerita bahwa ada potensi dana wakaf ratusan triliun," kata Salamudin Daeng kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (29/1).
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14
Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10
Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52
Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01
Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37
Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53
Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22
Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15
Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50
Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39