Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno tiba di Bali/Net

Politik

Tunaikan Janji, Sandiaga Uno Mulai Ngantor Di Bali

KAMIS, 28 JANUARI 2021 | 15:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno mulai berkantor di Bali.

Hari pertama berkantor di Pulau Dewata, Sandiaga memulai kegiatannya di Politeknik Paiwisata Bali di Desa Kampial, Kabupaten Badung.

"Mulai hari ini saya akan berkantor di Poltek Pariwisata Bali, Bu Sekretaris Menteri telah menyiapkan ruangan di sini," kata Sandiaga dalam keterangannya, Kamis (28/1).


Sebelumnya, Sandiaga tiba di Bandara Ngurah Rai, Bali, pada Kamis pagi.

Sesuai dengan syarat penerbangan ke luar kota, Sandiaga mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan atau e-Hac melalui ponsel yang ditunjukkan kepada petugas verifikasi saat mendarat.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini berencana berkantor di Bali sementara waktu. Dia ingin gerak cepat dan terlibat langsung dalam upaya membangkitkan pariwisata Bali yang paling terdampak Covid-19.

"Untuk beberapa hari ke depan saya akan berkantor di Bali. Sebagai destinasi favorit wisatawan Nusantara, saya ingin betul-betul menyentuh langsung usaha-usaha mikro dan kecil yang ada di pulau ini karena 80 persen masyarakatnya menggantungkan lapangan kerjanya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Ini yang harus kita pulihkan," bebernya.

Wacana Sandiaga untuk berkantor di Bali pertama kali tercetus dalam sebuah webinar bertajuk 'Merajut Tali Gagasan Bali Kembali dan Kebijakan Pemerintah Terhadap Keberlangsungan Pariwisata di Bali 2021' pada Sabtu (23/1).

Kala itu Sandiaga berinteraksi langsung dengan sejumlah pemangku kepentingan dan pelaku pariwisata di Bali.

Sandiaga menilai, berkantor di Bali sangat perlu. Alasannya, Sandiaga masih mengadopsi prinsip percaya apabila melihat, mendengar dan melaksanakan langsung.

Kini, dalam waktu kurang dari seminggu, Sandiaga langsung mewujudkan janjinya untuk berkantor di Bali.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya