Berita

Calon ketua Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) 2021, Gembong Primadjaja/Net

Nusantara

Kasus Tahun 2009 Diungkit, Begini Penjelasan Lengkap Gembong Primadjaja

KAMIS, 28 JANUARI 2021 | 14:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Berita lama tentang kasus korupsi kembali diungkit jelang pemilihan calon ketua Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) 2021. Diduga kuat isu itu kembali dihembuskan untuk menyudutkan sepak terjang salah satu calon.

Calon yang dimaksud adalah Gembong Primadjaja yang secara resmi telah menyerahkan berkas serta syarat-syarat pencalonan pada Rabu (27/1). Gembong yang menjadikan mantan Sekjen PSSI Ratu Tisha sebagai ketua tim sukses saat pendaftaran sudah mengantongi dukungan dari 500 alumni ITB dan 52 dukungan dari pengurus daerah, prodi, dan komisariat juga sudah mengalir.

Kepada redaksi, alumni Teknik Mesin ITB angkatan 1986 ini menjelaskan bahwa kasus korupsi yang diungkit lagi tersebut terjadi pada tahun 2009. Sementara posisinya sebatas sebagai saksi yang dipanggil hanya satu kali oleh jaksa. Dirinya juga tidak teribat sama sekali dengan praktik rasuah yang terjadi pada perkara tersebut.


Direktur PT Pelindo Energi Logistik itu mengurai bahwa dirinya memang pernah menjalin kerjasama dengan PT DOK Surabaya. Namun kerja sama itu tidak pernah berjalan sampai perjanjian berakhir.

Kasus korupsi terjadi karena pihak internal PT DOK Surabaya membuat laporan yang seolah-olah proyek yang dikerjasamakan sudah berjalan.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kemudian mendapat temuan dalam kasus ini dan kemudian kasusnya ditangani oleh pihak kejaksaan. Kasus ini sendiri sudah inkrah secara terang benderang dan 4 direksi dihukum bersalah.  

“Dibuktikan adanya kerugian negara akibat perbuatan para tersangka. Saya dipanggil sebagai saksi yang menyatakan proyek tidak berjalan. Dipanggil hanya sekali saja,” tegasnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Kamis ( 28/1).

Gembong yang pada periode sebelumnya menjabat sebagai Sekjen IA ITB memutuskan untuk maju sebagai ketua karena ingin program yang telah digagas sebelumnya berkesinambungan dan berjalan lebih baik. Pada dasarnya, Gembong ingin agar alumni ITB lebih berkontribusi pada kampus dan bisa lebih mengabdi kepada negeri.

“Jadi apa yang sudah dirintis harus dimatangkan dan dibuat lebih besar lagi cakupannya,” demikian Gembong.

Pendaftaran calon Ketua Ikatan Alumni ITB periode 2021 hingga 2025 dibuka hingga 28 Januari 2021. Tercatat sudah ada sejumlah nama yang mencalonkan diri selain Gembong Primadjaja.

Seperti Honesti Basyir, yang merupakan alumni Teknik Industri ITB angkatan 1987 dan tengah menjabat sebagai Direktur Utama Bio Farma sejak tahun 2019.

Kemudian ada nama Gatot Sudariyono, yang merupakan lulusan Teknik Mesin ITB pada tahun 1980 dan pernah menjadi Ketua Panitia BNI ITB Ultra Marathon.

Selain itu, ada juga nama I Made Dana Tangkas yang merupakan lulusan Teknik Industri ITB angkatan 1984 dan menjabat sebagai Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya