Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti (pakaian batik/Net

Nusantara

Ketua Senator Berharap Lahir Pemimpin Unggul Masa Depan Dari Universitas Khairun

KAMIS, 28 JANUARI 2021 | 13:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menghadiri sidang terbuka Universitas Khairun (Unkhair), Maluku Utara, di Kota Ternate, Kamis (28/1).

Dalam kegiatan yang dilangsungkan di Aula Banau FKIP, Jalan Bandara Sultan Babullah, Kota Ternate, LaNyalla memimpin wisuda magister, sarjana, diploma 3 dan pengukuhan pendidikan profesi guru.

Acara bertema "Implementasi Kampus Merdeka Belajar di Era Pandemi Covid-19", diikuti 1.365 wisudawan wisudawati dari sembilan fakultas.


Yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi Bisnis, Fakultas Kedokteran, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Pertanian, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Teknik, serta Pascasarjana Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Dalam orasi ilmiahnya, LaNyalla menyampaikan pentingnya pembangunan dan pembentukan karakter SDM untuk masa depan.

"Menurut pandangan saya, sumber kemakmuran masa depan tidak lagi terdapat pada seberapa besar sumber daya alam yang tersedia. Karena pada akhirnya sumber daya alam pun akan habis. Kita lebih membutuhkan keunggulan kompetitif dari masing-masing sumber daya manusia tersebut," katanya.

Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu juga berpesan kepada para wisudawan agar tidak bangga dengan apa yang dicapai sekarang.

"Ini baru tahap awal. Sebab tantangan kehidupan sesungguhnya ada di depan mata. Para wisudawan harus segera melengkapi kemampuan dan menambah terus pengetahuan. Terlebih bangsa kita, juga dunia, sedang menghadapi pandemi covid-19. Ruang gerak untuk beraktivitas dibatasi, namun ruang kreativitas dan inovasi harus terus diciptakan dan dikembangkan," katanya.

LaNyalla juga mengajak para wisudawan untuk mempelajari keberhasilan dan kemajuan pembangunan negara Singapura, Korea Selatan dan Jepang.

"Di negara-negara itu, sumber daya alamnya sangat terbatas. Tapi karena produktivitas sumber daya manusianya bagus, mereka mengalami lompatan-lompatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan," tuturnya.

Oleh karena itu, mantan Ketua Umum PSSI ini berharap para wisudawan dan wisudawati, baik dari jenjang pascasarjana, sarjana, maupun diploma-3 serta para peserta pendidikan profesi guru, dapat berkiprah untuk kebaikan bangsa dan negara.
 
Menurut ketua senator itu, lembaga pendidikan merupakan garda depan untuk menciptakan insan yang unggul dan berkarakter.

Oleh sebab itu, LaNyalla menilai membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, harus menempatkan pendidikan pada porsi terbesar.

"Pendidikan sebagai kawah candradimuka dituntut menyiapkan metode dan sistem pendidikan yang mampu menjawab tantangan dan kebutuhan zaman. Saya berharap dari kampus ini, akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan bangsa Indonesia yang memiliki sumber daya insani yang unggul dengan sumber daya kepemimpinan yang hebat pula," katanya.

Dalam kesempatan itu, mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu juga memuji semangat yang diperlihatkan Maluku Utara.

"Saya hadir tidak sendiri, melainkan mengajak sejumlah senator, baik senator asal Maluku Utara, maupun senator dari beberapa provinsi di Indonesia. Agar mereka semua tahu dan melihat langsung, bagaimana semangat saudara-saudara sekalian di Maluku Utara, untuk ikut membangun Indonesia, terutama melalui jalur pendidikan," katanya.

Sementara Rektor Universitas Khairun, Prof. Husen Alting mengatakan proses wisuda digelar selama tiga hari berturut-turut, Kamis hingga Sabtu. Hal ini dilakukan mengingat Indonesia masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya