Berita

Menteri Luar Negeri Antony Blinken/Net

Dunia

Blinken Tinjau Ulang Keputusan Pemerintahan Trump Yang Masukkan Houthi Sebagai Organisasi Teroris

KAMIS, 28 JANUARI 2021 | 07:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintahan Biden meninjau ulang beberapa kebijakan luar negeri di era Donald Trump.

Menteri Luar Negeri yang baru dilantik Antony Blinken mengatakan saat ini dia sedang mempelajari penetapan pemberontak Houthi sebagai organisasi teroris yang diberlakukan oleh pendahulunya Mike Pompeo beberapa saat sebelum masa tugasnya berakhir.

Ia mengatakan sangat prihatin dengan sebutan "organisasi teroris asing' untuk Houthi yang didukung Iran itu. Keputusan Pompeo itu dianggap akan memperburuk  apa yang sudah menjadi salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia.


"Dari semua langkah yang diambil Trump dan Pompeo di hari-hari terakhir mereka, (penunjukkan Houti sebagai organisasi teroris) itu menjadi prioritas dalam agenda saya," kata Blinken, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (28/1).

“Kami sedang mendalami hal ini, melakukan pemeriksaan yang sangat mendesak,” ujar Blinken.

Tentang Iran, Blinken mengulangi komentar yang dibuat Biden sebelumnya bahwa pemerintah siap untuk meringankan sanksi yang diberlakukan kembali oleh pemerintahan Trump terhadap Iran selama Iran kembali mematuhi sepenuhnya kesepakatan 2015, seperti yang dilaporkan AFP.

Pemerintah akan berupaya memperkuat dan memperpanjang ketentuan perjanjian. Tapi, dia berkata, "Kita masih jauh dari titik itu."

Blinken mengatakan bahwa setelah empat tahun, Amerika Serikat akan kembali terlibat dengan sekutu secara timbal balik.

Untuk sementara AS juga akan menghentikan bantuan dan beberapa penjualan senjata skala besar ke Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya