Berita

Baliho Ridwan Kamil Capres 2024 di kawasan Jalan Wanaraja, Kabupaten Garut/Ist

Politik

Pengamat: Baliho Ridwan Kamil Capres 2024 Bukan Curi Start

KAMIS, 28 JANUARI 2021 | 01:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keberadaan baliho bergambar Ridwan Kamil Capres 2024 dinilai bukan merupakan upaya curi start lantaran saat ini bukan dalam tahapan kampanye.

"Kalau masyarakat memiliki idola diperbolehkan untuk menampilkan dalam bentuk apa pun. Namun itu juga harus memenuhi syarat untuk menampilkan di tempat yang dibenarkan oleh aturan Pemda," kata pengamat kebijakan publik Universitas Parahyangan (Unpar), Asep Warlan Yusuf diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (27/1).

Menurutnya, keberadaan baliho tersebut bisa saja sebagai bentuk kekaguman masyarakat terhadap Gubernur Jawa Barat yang kemudian diperkenalkan melalui poster maupun baliho.


Namun demikian, Asep menjelaskan bahwa pemasangan baliho tersebut harus memenuhi persyaratan, mulai cara pemasangan, tempat, membayar biaya pajak reklame yang telah ditetapkan Pemda.

"Selain itu, terdapat beberapa kalangan masyarakat yang sangat mengaharapkan hal yang sama kepada Anies Baswedan. Itu mereka menganggap perlu diperkenalkan ke publik," ucap gurubesar Unpar ini.

Asep mengingatkan, hal yang tidak diperkenankan yakni tindakan yang mengarah kepada mengajak memilih dan melanggar prinsip-prinsip dalam kampanye.

"Tapi sekarang kan tidak ada tahapan kampanye. Jadi hemat saya tidak ada masalah," lanjutnya.

Pasalnya, bisa jadi pandangan dari para pendukung belum yakin Ridwan Kamil belum dikenal publik. Sehingga, para simpatisan maupun pendukung membantu dengan berbagai macam sarana untuk mempublikasikannya.

"Itu bagian dari cara berkompetisi dalam meraih jabatan publik," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya