Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam webinar yang diselenggarakan Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia /Repro

Politik

Menko Airlangga Beberkan Enam Strategi Percepatan Pemulihan Ekonomi 2021

KAMIS, 28 JANUARI 2021 | 00:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada beberapa langkah yang dilakukan pemerintah dalam strategi akselerasi pertumbuhan ekonomi tahun 2021.

Dijelaskan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto, strategi pertama yakni melalui vaksinasi Covid-19 yang saat ini sudah mulai berjalan. Kedua yakni melanjutkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Langkah ketiga, kata Airlangga, melalui Undang-Undang Cipta Kerja, yaitu merevisi UU terkait investasi dan menghapus diskriminasi terhadap arus investasi langsung (FDI) dalam UU Sektoral yang diharapkan mendorong investasi untuk menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi kemiskinan.


Keempat keberpihakan kebijakan ekonomi pada sektor UMKM seperti subsidi bunga KUR berupa peningkatan plafon KUR dan perpanjangan tambahan subsidi bunga 3% selama 6 bulan. Langkah kelima, penyusunan DPI (Daftar Prioritas Investasi) atau positive list.

“Keenam, sovereign wealth fund atau lembaga pengelola investasi, dan strategi pengungkit pertumbuhan lainnya. Kita melihat ekonomi global terkontraksi sebesar 3,5% hingga 4,4% dan Indonesia diperkirakan year to date di tahun 2020 ini antara -2,2% sampai -0,9%," kata Airlangga dalam webinar Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia (MWA UI) bertema 'Covid-19 dan Percepatan Pemulihan Ekonomi 2021: Harapan, Tantangan, dan Strategi Kebijakan', Rabu (27/1).

Airlangga meyakini vaksin Covid-19 menjadi game changer. Selain itu, lembaga internasional seperti IMF pun telah memprediksi pertumbuhan ekonomi dunia dan Indonesia akan lebih baik di 2021 dan 2022.

Pada tahun 2021 ini, pemerintah menargetkan penerimaan negara mencapai Rp 1.743,6 triliun. Meski menurun 1,8% dari target awal, namun masih lebih tinggi dari realisasi pendapatan negara pada tahun 2020 yang sebesar Rp 1.633,6 triliun.

Dalam webinar yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berujar bahwa dengan target sebesar itu, pemerintah harus bekerja lebih keras dari sebelumnya.

"Untuk tahun 2021, penerimaan negara akan ditargetkan Rp 1.743,6 triliun. Ini adalah suatu tingkat penerimaan negara yang cukup optimistis karena memang Covid-19 akan menjadi suatu faktor yang harus kita perhitungkan,” jelas Sri Mulyani.

Selain Airlangga dan Sri Mulyani, turut hadir dalam diskusi daring tersebut di antaranya Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso; Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Franky O Widjaja; dan Ketua MWA UI, Saleh Husin.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya