Berita

Petugas BNNP Banten menunjukkan pohon ganja yang ditanam di Cilegon/RMOLBanten

Nusantara

Tanam Ganja Dalam Pot Di Balkon Rumah, Pemuda Di Cilegon Digelandang BNNP Banten

RABU, 27 JANUARI 2021 | 15:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dua pria asal Cilegon, MR (21) dan ST (29) digelangdang ke markas BNNP Banten usai dikedapatan memiliki 6 pot ganja yang ditanam di kediaman pelaku di Jalan Raya Gerem/Merak Kecamatan Grogol, Kota Cilegon.

Kejadian itu bermula saat petugas BNNP Banten mendapat informasi dari bea cukai akan ada pengiriman narkotika ke wilayah Banten melalui kantor pos di wilayah Cilegon.

Kemudian, Tim BNNP dan BNNK Cilegon melakukan koordinasi dengan kantor pos cilegon untuk mengecek barang tersebut, setelah dipastikan adanya paket dilakukan control delivery ke alamat penerima.


Selanjutnya, Tim BNNP melakukan pengembangan kesebuah rumah di Komplek Pesona dan berhasil mengamankan pemiliki MR kemudian melakukan penggeledahaan yang ditemukan 6 pot tanaman yang berisikan 11 pohon ganja.

"Ketika di rumah MR selaku pemesan kita lakukan interogasi, kita geledah seluruhnya. Kita menemukan tanaman ini di teras rumah lantai dua, kurang lebih lebaranya dua meter, panjangnya empat meter, seperti balkon," Kepala BNNP Banten Brigjen Pol Hendri Marpaung, Rabu (27/1).

"Di sana melihat ada enam pot tanaman yang diduga ganja, setelah kami teliti mendalam saya itu profilnya ternyata betul ganja," imbuhnya seperti dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Berdasarkan pengakuan MR, dikatakan Hendri, pohon ganja ditanam mulai dari biji yang diperoleh melalui hasil pengiriman ganja dari Sumatera, tanaman ganja tersebut tingginya tidak sama karena waktu ditanam tidak berbarengan ada yang usai 3 bulan hingga 7 bulan.

"Kan ada butiran bijinya, biji itu disemai. Dan ini sudah kedua kali, yang pertama sudah pernah panen katanya," terangnya.

"Kalau melihat pada kondisi tanaman ini sepertinya tidak sempurna, karena umur 7 bulan itu biasanya paling tidak dua kali ini besarnya kalau ditanam di wilayah atau cuaca yang pas, karena Cilegon kan panas," ungkapnya.

Selain itu lanjut Hendri, pemilik tanaman ganja terintegrasi satu jaringan dengan komunitas Lingkar Ganja Nusantara (LGN). Bahkan, LGN sempat menentang pemerintah untuk melegalkan ganja di Indoensia.

"LGN inilah yang menyuarakan kepada pemerintah untuk melegalkan barang ini. Namun kan Indonesia tidak melegalkan, walaupun beberapa negara sudah melegalkan," katanya.

Di Banten sendiri Jelas Hendri, Komunitas LGN mencapai ratusan orang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota se-Banten.

"Mereka untuk gunakan dalam komunitas. Kurang lebih 100 orang. Mereka terintegrasi secara nasional," ujarnya.

Untuk itu Hendri mengakui, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan terhadap aktivitas kelompok LGN bahkan dalam waktu dekat kelompok LGN akan dilakukan pemanggilan.

"Kita sudah maping, sewaktu-waktu akan lakukan pemeriksaan secara dini untuk pengawasan para LGN ini. Mereka menjual di luar komunitas, mereka pemasarannya menggunakan media sosial," pungkasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Changhong Perpanjang Garansi Produk Elektronik hingga 25 Tahun, Ini Rinciannya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:22

Tim Satgas Hanura Mulai Safari Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:58

Jangan Cuma Pembeli, Indonesia harus jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:51

Bank Lokal Tumbuh Pesat, Citi Pilih Tinggalkan Bisnis Ritel Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:38

Investasi Danantara Jadi Kunci Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:47

Seskab Teddy Tiga Besar Jajaran Menteri dengan Kinerja Terbaik

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:14

Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:30

Banteng Jakarta FC Bidik Juara Soekarno Cup 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:26

30 Eks Bankir Citibank Wariskan Pelajaran Karier Lewat Buku Growing with Purpose

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:50

Besok, Dishub DKI Jakarta Launching 3 Terobosan Mobilitas Warga

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:18

Selengkapnya