Berita

Anggota TNI sedang merawat anak Papua yang terjangkti Malaria/Ist

Pertahanan

TNI Selamatkan Nyawa Dua Anak Papua, Steve Mara: Pemerintah Harus Beri Penghargaan

RABU, 27 JANUARI 2021 | 13:04 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Prajurit TNI menyelamatkan nyawa dua anak Papua yang terjangkit sakit malaria.

Kegiatan penyelamatan itu terpampang di Pos Kesehatan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG, Batalyon Infanteri Mekanis Raider 413/Bremoro, Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Kostrad) di Kampung Skofro, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, terlihat prajurit TNI sedang menolong 2 orang anak yang sedang sakit.

Diketahui bahwa kedua anak kecil ini bernama Anis Saleman berumur 10 tahun dan Suhun diki berumur 6 tahun.


Kedua anak ini terlihat dirawat dengan peralatan medis darurat di pos TNI.

Komandan Satgas Pamtas RI-PNG, Yonif Mekanis Raider 413, Mayor Inf Anggun Wuriyanto menyampaikan, kedua anak itu dirawat tim kesehatan TNI di pos karena pusat layanan kesehatan masyarakat sangat jauh Sementara kondisi kedua anak itu sudah harus mendapatkan penanganan medis serius.

Sebab dari hasil rapid diagnotic test (RDT), mereka terdiagnosa diserang penyakit malaria, jika terlambat ditangani maka dapat berujung pada kematian.

Mendengar hal tersebut, tokoh muda asal Papua, Steve mengaku terpesona melihat gerak cepat TNI yang langsung mengambil tindakan untuk pertolongan pertama kepada kedua anak tersebut.

“Apa yang dilakukan oleh Prajurit TNI kepada kedua anak Papua ini sangat membanggakan dan membuat saya terharu karena penyakit malaria ini sangat ditakuti di Papua, jika kita melihat trend penyakit malaria di Papua maka setiap tahunnya selalu ada ribuan orang Papua yang meninggal karena penyakit malaria,” ujar Steve, Rabu (27/1).

Menurutnya, pengabdian prajurit TNI kepada negara seperti yang dilakukan oleh para prajurit di pos batas RI-PNG ini sangat baik dan patut di apresiasi oleh Kepala Staf Angkatan Darat dan Panglima TNI karena mereka adalah Wajah TNI di masyarakat.

“Saya berharap KASAD bahkan Panglima TNI harus memberikan penghargaan kepada para prajurit yang bertugas di daerah batas RI-PNG dan berhasil mengambil tindakan terpuji agar prajurit semakin semangat dalam bertugas,” tegasnya.

Selain mengapresiasi Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 tersebut, Steve Mara juga menyampaikan bahwa Prajurit TNI yang bertugas di Papua terutama didaerah pedalaman kebanyakan prajurit non-organik atau prajurit yang didatangkan dari batalyon-batalyon khusus untuk membantu menjaga wilayah Papua dari ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya