Berita

Ilustrasi

Politik

7 Sekjen Parpol Bahas RUU Pemilu: Tidak Peru Direvisi!

SELASA, 26 JANUARI 2021 | 19:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Para sekretaris jenderal partai politik non DPR RI yang tergabung dalam Forum Sekjen Pro-Demokrasi kembali berkumpul untuk membahas perkembangan isu faktual terkait rencana revisi UU Pemilu.

Perwakilan ketujuh Sekjen parpol dalam hal ini Perindo, PSI, Hanura, PBB, Garuda, Berkarya dan PKPI sedari awal bersepakat bahwa RUU Pemilu tidak perlu direvisi.

Menurut Sekretaris Dewan Pembina DPP PSI, Raja Juli Antoni, ia sepakat bahwa UU Pemilu memang belumlah ideal. Namun, tidak lantas langsung dilakukan perubahan setiap 5 tahun sekali.


"Terlalu pendek waktunya, dan tidak cukup waktu untuk evaluasi secara menyeluruh. Belum lagi kita dalam suasana pandemi, dan krisis yang memerlukan energi luar biasa untuk menyelesaikan dengan baik," ujar Raja Juli Anthony kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Selasa (26/1).

"Kami akan terus berjuang melalu cara-cara yang baik, untuk mengedukasi semua pihak terkait hal ini," imbuhnya menegaskan.

Sementara itu, Sekjen Hanura Gede Pasek Suardika menambahkan bahwa pihaknya bersama Forum Sekjen Pro-Demokrasi tetap konsisten sejak awal bahwa UU Pemilu tidak perlu diubah.
 
"Posisi kami 7 sekjen ini tetap konsisten sejak awal bersepakat bahwa UU Pemilu tidak perlu dirubah. Jangan kita terjebak pada nafsu politik pragmatis; nafsu berkuasa dengan menggunakan segala cara, termasuk dengan memaksakan perubahan UU ini," tegas Gede Pasek.
 
Selain dihadiri oleh Gede Pasek Suardika, Raja Juli, Ahmad Rofiq (Perindo) dan Alfriansyah Fery Noor (PBB), pertemuan yang dilangsungkan secara virtual ini juga dihadiri oleh Abdullah Mansuri (Garuda), Badaruddin Andi Picunang (Berkarya) dan juga Takudaeng Parawansa yang diperkenalkan sebagai Plt Sekjen PKPI.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya