Berita

jika cukup bukti, Suparji Ahmad meminta polisi menetapkan Ambroncius Nababan sebagai tersangka/Net

Hukum

Tak Ada Toleransi Bagi Penyinggung SARA, Polisi Diminta Tersangkakan Ambroncius Nababan

SENIN, 25 JANUARI 2021 | 16:58 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Tindakan rasialis Ambroncius Nababan yang mengunggah foto Natalius Pigai dengan binatang gorila tidak boleh diberi toleransi.

Pengamat hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad mengatakan, aparat kepolisian harus segera mengumpulkan alat bukti.

Jika mencukupi, Suparji minta polisi segera menetapkan Ambroncius Nababan sebagai tersangka.


"Diperiksa dan kumpulkan alat buktinya. Jika cukup alat buktinya tetapkan tersangka," demikian kata Suparji kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (25/1).

Suparji menegaskan, tindakan hukum pada Ambroncisu tidak usah menunggu Kapolri baru dilantik.

Kata Suparji, tidak boleh ada toleransi pada seseorang yang menyinggung suku agama, ras dan antargolongan (SARA).

"Jajaran polri yg ada dapat segera  bertindak. tidak ada toleransi yang mempersoalkan SARA," tandas Suparji.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono mengatakan, setelah Polda Papua Barat menerima laporan polisi (LP) terkait perlakuan rasis ini, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP) telah melayangkan surat panggilan terhadap terlapor dalam hal ini Ambroncius Nababan.

"Sudah kita layangkan surat panggilan. Sudah kita serahkan kepada yang bersangkutan," tandas Argo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya