Berita

Pemeliharaan sapi di kebun sawit/Net

Politik

Program 1.000 Desa Sapi, DPR Murka Terhadap Mentan: Kami Tidak Setuju, Kenapa Tetap Jalan

SENIN, 25 JANUARI 2021 | 13:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Komisi IV DPR RI Sudin murka dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo lantaran membuat program yang tidak disetujui oleh dewan, yaitu program rencana 1.000 desa sapi milik Kementan.

Sudin mengatakan, Komisi IV tidak menyetujui program itu lantaran tidak jelas, namun di Kementan program itu malah sudah berjalan.

"Kami sudah memutuskan di sini (DPR) tidak menyetujui, tetapi hal ini tetap berjalan," ujar Sudin dalam rapat kerja bersama Mentan Syahrul Yasin Limpo, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/1).


Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan itu kesal dengan sikap Kementan yang tidak berkomunikasi dengan baik dengan Komisi IV, dan meminta agar Kementan bersinergi dengan anggota dewan.

"Saya sendiri di Lampung Selatan, ada pembagian sapi, saya tahunya dari media. Jadi kalau kita sebagai mitra, tidak saling mendengar, tidak saling tukar pendapat, tidak sepaham, jangan sampai seperti kemaren (kasus di KKP)," tegas Sudin.

"Nanti bisa dilihat media, apa yang dilakukan oleh teman-teman Komisi IV. Kita bukan hanya menskor RDP dengan KKP, tapi menunda," imbuhnya menambahkan.

Masih menurut Sudin, adanya program pengembangan 1.000 desa sapi sangat menarik. Namun dia meminta jangan hanya sebatas selogan atau perencanaan di atas kertas.

"Program ini sangat fantasistis dalam meningkatkan produksi sapi. Tapi kalau sapinya transmingasi lokal dari Sumbawa ke bawa ke Jawa, Jawa ke Sumatera. Ini kan bukan pengembangan, coba ambil terobosan pengembangan, impor sapi betina produktif, karena kalau saya tanya pengusaha tidak bakal mau," tuturnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya