Berita

Seorang guru tengah mengajarkan siswa secara daring/Net

Nusantara

PGRI: Bagi Sekolah Dan Guru Yang Infastuktur Memadai PJJ Percepat Literasi Digital

SABTU, 23 JANUARI 2021 | 12:57 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Wasekjen PB PGRI Jejen Musfah menegaskan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dilakukan selama pandemi Covid-19 bisa menjadi percepatan literasi digital bagi sekolah maupun guru yang ekosistem dan infrasukturnya memadai.

"Kita pada prinsipinya, bagi sekolah atau guru, yang ekosistemnya, infastukutrnya memadai berdampak percepatan literasi digital," kata Jejen dalam diskusi daring Polemik MNC Trijaya bertajuk  "Nasib Di Tengah Pandemi" Sabtu, (23/1).

Namun disisi lain, kata Jejen, bagi guru ataupun sekolah yang tidak siap dengan kondisi saat ini atau dengan kata lain keterbatasan kecakapan terhadap penggunaan internet maupun insfatruktur yang memadai maka hal ini berdampak kepada lost learning.


Untuk itu, Jejen berharap orang tua dengan situasi pandemi Covid-19 ini mampu mengambil alih peran guru. Jejen menambahkan, PJJ saat ini juga menyadarkan orang tua bahwa menjadi pengajar tidaklah mudah.

"Bahwa mengajarkan anak itu tidak mudah, jadi stigma terhadap guru oleh orang tua itu berubah, kita ingin mengubah paradigma orang tua agar menjadi berperan sebagai guru di rumah," tandas Jejen.  

Setelah Mendikbud menyatakan kondisi Pandemi Covid-19 tidak memungkinkan kegiatan belajar mengajar berlangsung secara normal, terdapat ratusan ribu sekolah ditutup sementara untuk mencegah penyebaran.

Sekitar 68 juta siswa kini melakukan kegiatan belajar dari rumah,dan kurang lebih empat juta guru melakukan kegiatan mengajar jarak jauh. Konsep pembelajaran jarak jauh (PJJ) ini sebenarnya bukan hal baru, namun keragaman wilayah Indonesia, menjadi sebuah tantangan yang besar untuk bisa mewujudkan pemerataan akses pendidikan.


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya