Berita

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono/ist

Presisi

Bareskrim Turun Dalami Penyebab Banjir Kalsel, Begini Hasilnya

JUMAT, 22 JANUARI 2021 | 16:33 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan, tim Bareskrim telah turun ke lapangan guna memastikan penyebab banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan.

"Bareskrim sudah turun tim," kata Rusdi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (22/1).

Dari hasil pengumpulan bahan keterangan di Kalimantan Selatan, penyidik mendapat kesimpulan bahwa penyebab banjir lantaran faktor curah hujan yang tinggi.


"Ternyata memang kenapa banjirnya itu karena memang faktor curah hujan saat itu sangat tinggi," imbuh Rusdi. 
Kemudian, sambung Rusdi, hasil dari pendalaman tim Bareskrim didapat informasi dari Syahbandar bahwa terjadi gelombang tinggi dua sampai dua setengah meter sehingga berpengaruh terhadap arus balik air ke daratan.

"Ini sementara hasil turun lapangan dari Bareskrim seperti itu. Bareskrim sudah turun ke Kalsel. Yang dapat diketahui bahwa hasil BMKG pada saat itu curah hujan sangat tinggi ekstrim," pungkas Rusdi.

Sebelumnya, Bareskrim Polri saat turun ke Kalsel juga melakukan pemeriksaan terhadap pejabat Dinas Kehutanan Provinsi terkait penyebab banjir.

Penyidik ingin tahu kondisi kawasan hutan dan pemicu banjir setelah ramai pemberitaan di media. Penyidik, juga ingin mencari informasi luas kawasan hutan dari tahun ke tahun di Kalsel.

Banjir di Kalimantan Selatan menjadi sorotan. Koalisi masyarakat yang fokus di bidang lingkungan menyebut banjir Kalsel terjadi akibat kerusakan lingkungan. Mereka menyebut kawasan Daerah Aliran Sungai Barito yang rusak akibat tambang menjadi penyebabnya.




Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya