Berita

Komjen Listyo Sigit Prabowo saat menjalani Fit and Proper Test calon Kapolri di Komisi III DPR RI/ist

Presisi

Komjen Listyo Sigit: Senior Punya Ruang, Junior Berprestasi Diberi Kesempatan

RABU, 20 JANUARI 2021 | 21:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo berkomitmen untuk proporsional dalam mengelola posisi jabatan di internal Korps Bhayangkara sehingga tidak resistensi dan menganggu soliditas.

Listyo Sigit Prabowo merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1991. Saat ia ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai Kapolri melewati empat angkatan diatasnya yakni Akpol 1987, 1988, 1989 dan 1990.

"Jadi untuk soliditas internal tentunya kami akan terus jaga khususnya yang biasa terjadi masalah posisi-posisi jabatan. Tentunya hal ini akan kita atur secara proporsional. Senior juga memiliki ruang dan junior berprestasi juga kita berikan kesempatan," kata Listyo disela Fit and Proper Test di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1).


Listyo menjelaskan senior ataupun juniornya diminta untuk tidak memikirkan terkait masalah jabatan di internal Polri. Sebab, kata dia, seluruhnya akan dinilai sebagai objektif dengan sejumlah parameter yang ada.

"Tentunya semua kita uji dari kompetensi namun proporsional itu akan kita lakukan. Sehingga kita harapkan kita tidak sibuk lagi memikirkan hal itu, karena ada parameternya, ada penilaiannya, ada standarnya dan assementnya nanti akan diatur disitu," jelasnya.

Lebih lanjut, Listyo meminta jajarannya untuk berlomba untuk mencari prestasi yang terbaik kepada masyarakat. Nantinya, para pimpinan akan menilai kinerja setiap internalnya secara objektif.

"Tentunya prestasi prestasi di wilayah mereka yang dinas di bidang pembinaan dan di operasional semua ada parameternya. Sehingga proporsional anggota yang mendapatkan sekolah di operasional dan pembinaan sudah kita atur. tentunya itu akan mengakomodir bahwa anggota harus berpikir bagaimana bisa bekerja dengan baik," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya