Berita

Komjen Listyo Sigit Prabowo saat memberikan keterangan pers saat menjabat Kabareskrim/net

Presisi

Listyo Sigit Bakal Sinergikan Ulama-Umara Tekan Intoleransi Dan Tingkatkan Pemahaman Pancasila

RABU, 20 JANUARI 2021 | 12:31 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo akan mensinergikan Ulama dan Umara (pemimpin) dengan harapan menghilangkan kasus-kasus intoleransi dan radikalisme.

Listyo menekankan, perlunya pelibatan ulama lantaran persoalan gangguan keamanan muncul di tengah masyarakat. Sehingga diperlukan tokoh yang bisa meredam gangguan tersebut.

"Bagaimana upaya Polri bersinergi dengan tokoh agama yang ada di Banten, sinergi Umara dan Ulama, itu akan kita lakukan sehingga ke depan kita akan mencegah terkait hal-hal yang berdampak pada intoleransi dan radikalisme," kata Listyo dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, Rabu (20/1).


Disisi lain, mantan Kadiv Propam Polri ini menekankan, kolaborasi antara Umara dan Ulama serta tokoh masyarakat dan ormas-ormas yang berbasis agama juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat atas pemahaman Pancasila.  

"Juga memeberikan jaminan keamaman kepada seluruh masyarakat, termasuk jaminan beribadah," tekan Sigit.

Secara umum, saat kepemimpinannya nanti, dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat ialah dengan pengarusutamaan moderasi beragama dalam memperkokoh NKRI.

"Perlu dilakukan kolaborasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas berbasis keagamaan, para pemangku kepentingan lainnya, termasuk melibatkan para ahli dan civil society," demikian Sigit.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya