Berita

Bupati Kaur Gusril Pausi diam membisu usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster/RMOL

Hukum

Sempat Sebut Pemberitaan Pemanggilannya Hoax, Bupati Kaur Gusril Pausi Bungkam Usai Diperiksa KPK

SENIN, 18 JANUARI 2021 | 21:13 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bupati Kaur Gusril Pausi diam membisu usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster, Senin malam (18/1).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Gusril keluar dari ruang penyidik KPK sekitar pukul 20.30 WIB setelah menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00 WIB.

Saat bertemu dengan wartawan, Gusril diam membisu tidak menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan wartawan.

Pertanyaan terkait pernyataannya yang menyebut bahwa pemberitaan sejumlah media di KPK soal pemanggilan dirinya dianggap hoax, hingga pernyataannya akan melaporkan ke penegak hukum maupun ke Dewan Pers.

Tak hanya, saat ditanyain soal materi pemeriksaan, Gusril pun juga bungkam. Dia hanya menunjukkan tangannya seperti orang yang meminta maaf.

Dia tidak mengeluarkan pernyataan apapun sejak keluar dari Lobby Gedung Merah Putih KPK hingga ke kendaraannya yang berjalan sekitar 20 meter.

Ajudannya pun terus mengawal Gusril dan mengarahkannya ke kendaraan mobilnya yang sudah siaga untuk membawa Gusril dari area Gedung Merah Putih KPK.

Populer

Aktivis Myanmar: Kami Menentang Dan Mengutuk Indonesia Atas Rencana Mengirimkan Utusan Ke Burma

Rabu, 24 Februari 2021 | 08:14

Guru Besar Atomi University Jepang: Indonesia Salah Satu Benteng Demokrasi Di Asia Tenggara, Sayangnya Mundur

Senin, 22 Februari 2021 | 20:17

Sudah Di Meja Jokowi, Jaksa Agung ST Burhanuddin Dikabarkan Salah Satu Yang Bakal Dicopot

Sabtu, 20 Februari 2021 | 09:42

Andi Arief: Ternyata Ada Dendam PDIP Terhadap SBY Sebagai Menantu Jenderal Sarwo Edhie Wibowo

Rabu, 17 Februari 2021 | 20:17

Politisi PDIP Doakan Anies Binasa, Andi Sinulingga: Apakah Yang Begini Tidak Diproses?

Senin, 15 Februari 2021 | 12:37

Pindah Ibu Kota Tidak Sesuai Dengan Omongan Jokowi ‘Atasi Banjir Lebih Mudah Jika Jadi Presiden’

Senin, 22 Februari 2021 | 08:54

Jokowi Dikerubung Warga, Iwan Sumule: Rakyat Dihukum, Rakyat Diminta Maklum

Selasa, 23 Februari 2021 | 22:53

UPDATE

Tokoh Muda Sarat Pengalaman, Alasan Akbar Tanjung Dukung Dave Laksono Jadi Ketum Kosgoro 1957

Kamis, 25 Februari 2021 | 23:00

Gede Pasek Ungkit Janji SBY, Syahrial Nasution: Rombongan AU Bikin Demokrat Rusak

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:59

Oknum Polisi Jual Senjata Ke KKB Papua, Nuning Kertopati Minta Pemerintah Perketat Perbatasan

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:49

Komisi I DPR: OTT Jualan Konten Tapi Tak Bayar Pajak, Ini Tidak Adil

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:39

Anggap KLB Upaya Mencomot Demokrat, Pengamat: Semua Yang KLB SK Kepengurusannya Ditandatangani Menkumham

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:36

Elektabilitas Puan Belum Menonjol, Tapi Bisa 'Membahayakan' Jelang 2024

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:20

Benarkan Rumahnya Digeledah, Ihsan Yunus PDIP Bungkam Ditanya Hilangkan Barang Bukti Suap Bansos

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:15

Rampung Diperiksa 7,5 Jam, Ihsan Yunus: Semuanya Sudah Disampaikan Ke Penyidik

Kamis, 25 Februari 2021 | 21:55

BMI: Pak Moeldoko Minim Prestasi Dan Buruk Bagi Mental Kepemimpinan Demokrat

Kamis, 25 Februari 2021 | 21:33

Cek Ombak, Simulasi Lawan Anies Bisa Jadi Penentu Nasib Prabowo Di 2024

Kamis, 25 Februari 2021 | 21:07

Selengkapnya