Berita

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKS Bukhori Yusuf/Net

Politik

Bukhori: Komisi VIII DPR Hanya Setujui Anggaran Bansos, Eksekusinya Domain Kemensos

SENIN, 18 JANUARI 2021 | 13:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi VIII DPR RI hanya menyetujui besaran anggaran berikut rinciannya yang dianggarkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) terkait bantuan sosial untuk penanganan Covid-19 di Indonesia.

Namun, terkait penyaluran hingga eksekusi program bansos itu sendiri sepenuhnya menjadi domain Kemensos dalam pelaksanaannya.

Begitu disampaikan anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKS Bukhori Yusuf kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Senin (18/1).


"DPR hanya menyetujui angka besar saja. Sehingga saya tidak tahu menahu tentang proses ekseskusi berbagai program (bansos)," kata Bukhori Yusuf.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya menetapkan mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana bansos untuk penanganan Covid-19.

Menteri asal PDI Perjuangan itu ditetapkan tersangka bersama empat tersangka lainnya antara lain, pejabat pembuat komitmen di Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono, serta Ardian I M dan Harry Sidabuke selaku pihak swasta.

Teranyar, cover koran Tempo berjudul 'Tiga Penguasa Bansos' menjadi perbincangan publik.

Dalam cover koran Tempo itu disebutkan dua politikus PDI Perjuangan, Herman Hery dan Ihsan Yunus, diduga menguasai proyek pengadaan bantuan sosial 2020 di Kementerian Sosial yang saat itu dipimpin kolega mereka, Juliari Peter Batubara.

Perusahaan-perusahaan yang terafiliasi dengan keduanya disebeut-sebut mendapat jatah hingga Rp 3,4 triliun, separuh dari anggaran bantuan untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah kantor sejumlah perusahaan itu sepanjang pekan lalu.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya