Berita

Ketua Umum ProDemokrasi, Iwan Sumule/Net

Politik

Krisis Sudah Di Depan Mata, Saatnya Ganti Tim Ekonomi Jokowi?

MINGGU, 17 JANUARI 2021 | 00:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ekonom senior Dr Rizal Ramli kembali mengkritik pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang mengklaim kalau ekonomi Indonesia tahun ini bisa tumbuh di angka 4,5 hingga 5,5 persen.

Menurut Rizal Ramli, pernyataan itu hanya menjadi angin surga. Faktanya, sebelum pandemi Covid-19 melanda, ekonomi Indonesia hanya tumbuh di angka 5,1 persen.

Jadi, perkiraan ekonomi tumbuh 5,5 persen di saat pandemi masih terjadi hanya angin surga dari pemerintah.


"Memang pemerintah menjanjikan angin surga tetapi enggak akan kembali ke 5,5 persen. Mohon maaf, janji surga itu tidak ada basisnya," tegas RR, sapaan akrabnya, dalam kanal YouTube Bravos Radio Indonesia, Jumat (15/1).

Lebih jauh lagi, RR bahkan menilai ekonomi Indonesia akan makin anjlok. Jika tidak bisa disebut masuk ke masa krisis. Karena tidak ada upaya serius dari pemerintah untuk bisa mengatasi hal ini.  

"Krisis akan lebih serius, jika penanganan tak sistematis dan komprehensif," Ketua Umum ProDEM, Iwan Sumule, melalui akun Twitter pribadinya, Sabtu (16/1).

Senada dengan RR, Iwan pun menilai krisis ekonomi sudah tampak di depan mata. Karena penanganan Covid-19 di Indonesia yang tak kunjung membuahkan hasil signifikan. Padahal, pandemi Covid-19 sangat berdampak terhadap denyut ekonomi nasional.

"Covid-19 yang dianggap memberi dampak utama terhadap ekonomi, kasusnya masih saja terus bertambah, bahkan pecahkan rekor harian," lanjut Iwan.

"Tim Ekonomi @jokowi mesti diganti. Iya gak sih?" tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya