Berita

Ganjar Pranowo dan Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Pilpres 2024 Bisa Cair: Nasdem-PKS Usung Anies, Airlangga Gaet Gatot, Ganjar Dan AHY Berduet

SABTU, 16 JANUARI 2021 | 15:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seperti bacaan beberapa pengamat politik, Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra mengamini dan ikut berharap kandidat Pilpres 2024 akan muncul minimal tiga pasangan.

Keuntungannya, dengan tiga pasangan atau lebih maka akan bisa meredakan ketegangan dan keterbelahan di tengah masyarakat akibat sisa dari kontestasi politik yang sudah-sudah.

Analisa Iwel Sastra, pasangan capres dan cawpres nanti akan cair. Artinya, parpol yang saat ini di koalisi pemerintah bisa saja bergandengan dengan parpol di luar pemerintah.


"Kemungkinan nanti, Pilpres 2024 tidak bisa kita baca pertarungan dari kubu pemerintah dan kubu luar pemerintah," kata dia kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (16/1).

Baca: Inilah Bakal Capres 2024, Kandidat Pilpres Idealnya Memang 3 Pasangan

Menurut Iwel Sastra, bisa jadi partai yang saat ini berada dalam pemerintahan seperti Partai Nasdem berkoalisi dengan PKS yang berada di luar pemerintahan untuk mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Gatot Nurmantyo yang saat ini berada di luar pemerintahan, juga memiliki kemungkinan diusung menjadi capres atau cawapres berpasangan dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Dan yang mengejutkan, lanjut Iwel Sastra, kalau tiba-tiba politikus PDI Perjuangan yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berduet dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

"Bisa saja mereka maju berpasangan," sebutnya.

"Simulasi-simulasi pasangan ini bisa saja terjadi. Dan ini akan menarik," pungkas Iwel Sastra menambahkan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya