Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Airlangga Dan Prabowo Berpeluang Jadi Capres, Mega Dan Paloh Tetap King Maker, Cak Imin Beda Sendiri

SABTU, 16 JANUARI 2021 | 13:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Diprediksi kandidat Pilpres 2024 akan muncul minimal tiga pasangan. Dua pasangan dari kubu pemerintah, dan satu pasangan lagi dari kubu oposisi.

Pengamat politik Ujang Komarudin mengatakan, semua ketua umum partai politik berpaluang menjadi calon. Termasuk ketum yang tergabung dalam koalisi pemerintah. PDIP, Golkar, Gerindra, PKB, Nasdem, dan PPP.

Tapi, kalau misalnya ambang batas pencalonan presiden alias presidential treshold (PT) masih tetap sama yaitu 20 persen, maka kemungkinan akan ada tiga sampai empat pasangan.


"Semua masih serba mungkin. Soal pasangan calon itu bergantung dari PT-nya berapa. Jika PT-nya masih 20 persen seperti saat ini, maka tiga atau empat pasang masih akan mungkin," ujar Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (16/1).

Lalu siapa yang berpeluang jadi capres dari klaster ketum parpol pemerintah? Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini, ada dua nama. Yaitu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Siapa yang akan berpeluang diantara ketum-ketum partai. Yang berpeluang ada Airlangga dan Prabowo mungkin kedua nama ini akan maju sebagai capres," sebut Ujang Komarudin.

Adapun Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa sepertinya akan jadi king maker.

"Sedangkan Cak Imin (ketua umum PBK) berusaha jadi cawapres," demikian Ujang Komarudin, dosen FISIP Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Jakarta ini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya